Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengajukan anggaran kompensasi sampah untuk Bantar Gebang sekitar Rp300 miliar.
Kepala Unit Tempat Pengelola Sampah Terpadu (TPST) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menjelaskan, kompensasi itu terdiri dari,kompensasi bau sampah, dana bantuan kesehatan, dan pemulihan lingkungan.
Besaran kompensasi itu, lanjut Asep ditentukan lewat jumlah sampah yang masuk dari Jakarta ke TPST Bantar Gebang.
"Ada formulanya, berapa tonase masuk perhari dikali pertahun. Lalu dikali koefisien itu ada dalam PKS (perjanjian kerja sama) Pemprov DKI dengan Bekasi," ucap Asep di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (4/11).
Baca juga : ICW Temukan Banyak Anggaran Ganjil DKI
Selain untuk Bantar gebaung, dana hubah yang disiapkan Pemprov DKI untuk Pemerintah Kota Bekasi ialah bantuan dana pembvangunan infrastruktur, seperti jembatan layang (flyover)
"Bekasi kalau salah terima Rp700 miliar. Rp300 miliar buat dana wajibnya. sisanya sekitar Rp400 miliar untuk pembangunan. Itu juga dapat dana dari kemitraan," tutur Asep.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menyebutkan pihaknya akan melakukan kunjungan ke Bantar Gebang untuk melihat efektivitas kompensasi yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Kita mau tinjau ke sana. Saya mau diskusikan ini dengan Bekasi. Anda (Bekasi) minta hibah tapi hitung juga lewat tonase (kompensasi sampah). Aneh juga," imbuh Taufik.
Setiap tahunnya, Pemprov DKI membayar sesuai tonase sampah dari Jakarta yang dibuang ke TPST Bantargebang. Diketahui, dana kompensasi bau sampah pada 2019, yakni Rp141 miliar. Hal itu didasarkan pada proyeksi tonase sampah yang akan dibuang ke TPST Bantargebang. (OL-7)
Jika masalah sampah tidak segera dibenahi, sejumlah TPA diperkirakan mencapai batas maksimal pada 2028.
Persoalan sampah ini harus dilakukan melalui langkah nyata dan terukur. Ini harus kita kerjakan bersama-sama
SEBAGAI bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus melakukan berbagai inisiatif.
Tempat sampah AI Srikandi yang dikembangkan Nusabin kini memasuki fase implementasi.
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pariwisata berkelanjutan melalui aksi Beach Clean Up di Pantai Kelan, Bali.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama jajaran KLH melanjutkan rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved