Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TEMPAT Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat, dua tahun mendatang akan mengalami kelebihan beban penampungan sampah.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi membeludaknya sampah Bantargebang dengan membangun Intermediete Treatment Facility (ITF) atau Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FPSA) di Sunter. ITF dibangun oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Peletakan batu pertama pembangunan ITF langsung dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 20 Desember 2018 dan ditargetkan beroperasi pada 2021.
Berkapasitas 2200 ton per hari, ITF akan mengolah sampah anorganik menjadi tenaga listrik. Listrik yang dihasilkan ITF Sunter mencapai 35 megawatt.
Untuk mengoperasikan ITF, dibutuhkan pemilahan sampah yang maksimal sejak dari hulu sebab ITF hanya akan membutuhkan sampah anorganik, seperti logam, kaca, plastik, hingga tekstil.
“Untuk itu sebetulnya sebelum ITF beroperasi, budaya memilah sampah sebaiknya sudah berjalan maksimal. Kita harap dengan adanya ITF ini dapat membudayakan pemilahan sampah itu,” ungkap Sekretaris Perusahaan PT Jakpro Hani Sumarno ketika dihubungi Media Indonesia, Kamis (31/10).
Pembudayaan itu dapat dilakukan dengan melembagakan unsur-unsur masyarakat untuk membentuk bank sampah. Selain untuk memilah sampah bagi ITF, bank sampah juga dapat bermanfaat menghasilkan pemasukan tambahan bagi masyarakat. “Sehingga terbentuklah budaya pemilahan sampah yang menimbulkan adanya ekonomi sirkular,” kata Hani.
Optimalisasi pemilahan sampah pun, kata dia, sudah mulai digalakkan Dinas Lingkungan Hidup DKI.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Andono Warih menambahkan, Pemprov DKI juga bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk membangun pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Bantargebang.
Mulai dibangun pada 2017, PLTSa Bantargebang yang telah selesai dibangun dan resmi beroperasi pada Maret tahun ini mampu mengolah sebanyak 100 ton sampah per hari dan menghasilkan daya listrik sebesar 700 kwh.
Listrik yang dihasilkan PLTSa itu dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif (refuse derived fuel) industri semen. Bahan bakar alternatif dari sampah ini setara dengan nilai kalor batu bara muda.
“Upaya-upaya ini dapat memperpanjang masa manfaat TPST Bantargebang. Jika tanpa dilakukan langkah-langkah mitigasi ini, diperkirakan TPST Bantargebang akan penuh pada 2022,” kata Andono.
Diperbanyak
Secara terpisah, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengatakan teknologi seperti ITF bisa diperbanyak di berbagai wilayah di Jakarta untuk mengatasi timbunan sampah DKI yang cukup banyak. Terlebih, teknologi ITF atau FPSA Sunter baru beroperasi pada 2021.
“Perlu lebih banyak dan lebih masif fasilitas pengelolaan sampah sejenis ini yang harus dibangun di Jakarta sebab selain ini membuat sampah berkurang, juga bisa menghasilkan listrik yang bisa dijual,” ungkapnya.
Trubus menegaskan Pemprov DKI Jakarta harus secepatnya mengambil langkah berani untuk mengurangi timbunan sampah ke Bantargebang. Terlebih, ketergantungan pada daerah mitra harus bisa dikurangi secara perlahan.
“Karena ketimbang kita memberikan uang bau dan kompensasi sebagainya, lebih baik anggaran yang sangat besar itu dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Jakarta yang masih membutuhkan,” tandasnya. (Put/S5-25)
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
PENGELOLAAN sampah di DKI Jakarta kembali menjadi perhatian publik.
WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menilai kinerja pengelolaan sampah nasional masih perlu ditingkatkan.
WAKIL Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyatakan kurve dan pembuatan bank sampah di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi salah satu strategi penanganan sampah.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
SEBAGAI bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus melakukan berbagai inisiatif.
Pemkot Bandung akan mengkaji dan mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan seperti RDF, budidaya maggot, pengolahan organik, serta pengurangan sampah dari sumber.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved