Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Selama ini jumlah sampah harian DKI mencapai 7.500 ton per hari. Adapun kapasitas Bantargebang saat ini semakin mendekati beban puncak dan diprediksi akan kelebihan beban (overload) pada 2021. Itulah yang menyulut program pengurangan sampah dari sumbernya semakin digalakkan.
“Setelah mengindentifikasi masalah pengelolaan sampah di DKI Jakarta, Gubernur lantas merumuskan tiga kegiatan strategis daerah (KSD) untuk menyelesaikan permasalahan menahun soal pengelolaan sampah di Jakarta secara komprehensif dan dari akar permasalahannya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih kepada Media Indonesia, di Jakarta, Kamis (24/10).
Strategi pengurangan sampah dilakukan salah satunya dengan pemilahan sampah pada bank sampah yang berada di lingkungan rumah warga. Untuk pemilahan di rumah-rumah, fungsi bank sampah sangat menjanjikan. Salah satunya yang berada di lingkungan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat.
Menurut data Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, total produksi sampah di Jakarta Pusat mencapai 842 ton per hari. KSD menargetkan pengurangan sampah hingga 20% sehingga Jakarta Pusat memiliki target untuk mengurangi 168 ton sampah dari total 842 ton sampah per hari. Adapun bank sampah ditargetkan mampu mengurangi 5% dari angka yang ditargetkan atau sekitar 8,4 ton per hari.
Kegiatan pengurangan sampah juga dilakukan dengan merangkul pelajar-pelajar di sekolah. Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan bank-bank konvensional mengadakan program menabung dengan sampah.
Pihaknya bakal membentuk unit bank sampah di sekolah-sekolah negeri. Untuk sementara ini akan ada 200 sekolah yang berpartisipasi dalam sosialisasi pemilahan dan program menabung dengan sampah.
“Kami tahu menangani sampah perlu gerakan semua warga dari sumbernya. Penanganan di hulu dan hilir itu bisa lebih ringan,” ungkap Andono.
Mengenai mekanismenya, siswa memilah sampah di rumah masing-masing. Kemudian setelah terkumpul, sampah anorganik akan dibawa ke sekolah untuk ditimbang petugas.
Hari penimbangan pun disepakati petugas dan sekolah. Nantinya ada truk anorganik yang mengangkut sampah kumpulan dari para siswa untuk ditimbang di bank sampah induk (BSI).
Kemudian, sampah dibawa ke recycle business unit (RBU) dan pembayaran langsung ditransfer ke rekening BSI. BSI langsung mentransfer uang yang diterima ke agen bank yang tersebar di seluruh bank sampah unit (BSU) di sekolah-sekolah, yang kemudian bisa langsung diterima nasabah BSU.
Nilai ekonomi
Andono menjelaskan, tiap sampah anorganik memiliki harga yang berbeda-beda tergantung dari jenis bahannya. “Berapa yang didapat pelajar nantinya ditentukan dari jenis sampah yang dikumpulkan dan beratnya,” terang Andono.
Ia menegaskan sampah yang dikumpulkan di sekolah tidak akan mencemari sekolah, lantaran jenis sampahnya yang kering. Selain itu, di saat hari penimbangan sampah akan langsung dibawa truk pengangkut. Pihaknya pun mengimbau agar para guru, siswa, dan orangtua tidak perlu khawatir atas program tersebut.
Pasalnya, jelas Andono, sampah anorganik seperti sampah kemasan masih memiliki nilai ekonomi yang dapat ditabung. Di sinilah ada kolaborasi antara perbankan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam mengurangi sampah di sumber dengan tabungan sampah anorganik.
Menurut Andono, nantinya ada 12 bank yang ikut terlibat dalam program tersebut. “Jadi ada tiga pihak nih yang bekerja sama, satu DLH. Dalam rangka mengurangi sampah di sumber, memilah, dan menabung. Menabungnya dengan perbankan, lalu yang melakukan siapa? Dari generasi muda, siswa kita. Supaya dari awal punya pengetahuan yang benar,” pungkas Andono. (Put/S5-25)
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
UMJ membantah keras isu ‘mahar aksi’ dalam demonstrasi BEM soal sampah Tangsel. Kampus menilai tudingan tersebut menyesatkan dan tidak berdasar.
Mulai pekan ini, setiap KK yang sebelumnya menerima dua galon air mineral per minggu, kini akan mendapatkan empat galon air secara rutin selama satu bulan ke depan.
Wali Kota Tangsel memastikan pihaknya telah mengamankan kesepakatan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi untuk mengurai penumpukan.
Dalam tuntutannya, BEM UMJ mendesak Wali Kota Tangsel bertanggung jawab atas terjadinya penumpukan sampah, khususnya di wilayah Ciputat dan sekitarnya.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved