Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN tengah memburu mayat bayi peempuan yang ditemukan mengambang di Kali Ciliwung, Senen, Jakarta Pusat, Senin (7/10) pagi.
Kapolsek Senen Jakarta, Kompol Ewo Samono mengatakan, pihaknya mengetahu penemuan mayat tersebut berdasakan laporan warga sekitar.
"Sekitar jam 8 pagi, bahwasannya di kali tersebut ada mayat bayi yang hanyut. Kemudian saksi atau yang melihat tersebut memberi informasi kepada kami," kata Ewo saat ditemui di Mapolsek Senen.
Baca juga: Selundupkan Sabu, MH Dibayar Rp1 Juta oleh Umar Kei
Polsek Senen, kata Ewo juga meminta keterangan saksi dari warga sekitar yang mengetahui keberadaan mayat bayi tersebut. Menurutnya, mayat tersebut masih memiliki tali pusar yang melekat ditubuhnya.
Pihaknya pun melakukan penyelidikan dan memburu siapa pelaku yang membuang bayi tersebut.
"Soalnya, bayi seumur itu kan tidak mungkin jatuh sendiri. Mungkin ada yang buang dan sebagainya. Kami perkirakan (umur) mayat bayi itu sekiranya tidak lebih dari satu minggu," kata Ewo.
Setelah mengidentifikasi mayat bayi tersebut, pihak kepolisian mengirim mayat tersebut ke RS Cipto Mangunkusumo.
"Mudah-mudahan dari hasil penyelidikan, akan terlihat jelas siapa yang membuang bayi tersebut," pungkasnya. (OL-8)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved