Jumat 02 Agustus 2019, 16:25 WIB

Komisi D DPRD Minta DKI Olah Sampah Lebih Efektif

M Iqbal Al Machmudi | Megapolitan
Komisi D DPRD Minta DKI Olah Sampah Lebih Efektif

ANTARA
Tempat penampungan sampah

 

ANGGOTA Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Bestari Barus meminta Pemprov DKI Jakarta segera melakukan tindakan pengolahan sampah yang lebih efektif.

Persoalan sampah DKI muncul akibat Bantargebang akan ditutup pada tahun 2021 lantaran tidak mampu lagi menampung tumpukan sampah. Sedangkan Pemprov memiliki rencana intermediate treatment facility (ITF) yang akan rampung pada 2022.

"Sampah DKI ada 7.500 ton per hari sekarang, ITF baru hanya 1. Itu juga baru bisa menampung 2.200 ton, yang menjadi pertanyaan besar sampah seberat 5.300 ton akan diletakkan dimana," kata Bestari saat dihubungi, Jumat (2/8).

Sebelumnya, Bestari juga sempat berbeda argumen dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait persoalan sampah DKI.

"Sebagai sahabat Pak Anies, saya menyampaikan ini lebih awal. Agar beliau dapat mengambil action kemana 5.300 ton sampah ini, sementara kita baru memiliki satu ITF," ujar Bestari.

"Yang dikhawatirkan sisa sampah berton-ton itu. Jadi saya sampaikan agar percepatan lompatan-lompatan oleh gubernur," imbuhnya.

Baca juga: Pemprov DKI Nilai Masyarakat Sulit Minimalkan Produksi Sampah

Bestari tidak mempermasalahkan anggaran perihal sampah DKI senilai Rp37 triliun, tetapi Bestari menkankan perihal DKI darurat sampah pada saat Bantargebang ditutup.

"(Anggaran) Itu kan alokasi semua menyeluruh. Ada alat berat, pembebasan tanah dan sebagainya. Persoalan bukan pada itu tapi yaitu Jakarta ini bisa menjadi darurat sampah pada saat nanti Bantargebang ditutup pada 2021 sementara Jakarta baru punya ITF 2022," tegas Bestari.

Bestari menyarankan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) lebih efektif dan cepat perihal sampah di ibu kota ini.

"TGUPP segera mengentaskan sampah ini. DKI harus segera membebaskan lahan dan mengundang investor dan bukan satu negara saja tapi dari berbagai negara agar, percepatan ini bisa mengatasi permasalahan sampah," tutup Bestari.(OL-5)

Baca Juga

DOK.MI

Polisi Selidiki Pria Berjaket Ojol Tembak Warga Tambora

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 03 Oktober 2022, 17:49 WIB
Berdasarkan unggahan @jurnalis169, tampak pria mengenakan jaket ojol turun dari sepeda motor dan menodong senjata ke seorang...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.

Tak Setuju ERP Segera Diterapkan, PDIP: Transportasi Massal Belum Memadai

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 03 Oktober 2022, 17:38 WIB
Angkutan berbasis rel yang merupakan tulang punggung bagi jaringan transportasi massal di Ibukota belum...
MI/ANGGA YUNIAR

Rekayasa Lalin Kawasan Cipete akan Dievaluasi Setiap Minggu

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Senin 03 Oktober 2022, 17:10 WIB
Menurut Syafrin, evaluasi tersebut salah satunya untuk melihat kondisi jalan raya di Kawsan yang sering terjadi kemacetan pada jam-jam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya