Rabu 10 Juli 2019, 17:10 WIB

Jakarta Masih Darurat Sampah

M Iqbal Al Machmudi | Megapolitan
Jakarta Masih Darurat Sampah

ANTARA
Warga melintas di dekat tumpukan sampah rumah tangga di jalur Inspeksi Kanal Banjir Barat, Jakarta

 

ORGANISASI lingkungan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai DKI Jakarta masih darurat sampah. Hal tersebut dikarenakan Pemprov DKI belum memiliki kebijakan yang mampu membatasi timbulan sampah.

"Jakarta masih dalam darurat sampah karena masih belum ada kebijakan-kebijakan yang mampu belum membatasi timbulnya sampah," kata Direktur Eksekutif Walhi Tubagus Soleh Ahmadi saat dihubungi, Rabu (10/7).

Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Pengelola Sampah dinilai belum efektif mengurangi tumpukan sampah di sudut kota Jakarta.

"Selama belum ada kebijakan-kebijakan pengolahan, sampah akan terus bermunculan. Sebagai contoh Pemprov belum mengeluarkan pembatasan pengguna kantong plastik itu sangat penting untuk membatasi sampah," ujar Tubagus.

Walhi menilai peran aktif tidak hanya dilakukan pemerintah melainkan masyarakat dan juga produsen plastik yang mampu mengolah kembali produknya.

"Pemerintah harus mengeluarkan kebijakan larangan penggunaan plastik. Selain itu, tanggung jawab produsen untuk mengelola dan daur ulang produknya juga diperlukan," terang Tubagus.

Baca juga: Polisi Incar Pembuang Sampah Sembarangan

Perlu diketahui, setiap tahun DKI Jakarta menghasilkan 2,5 juta ton sampah. Sehingga diperlukannya perubahan secepatnya oleh pemerintah.

"Di tingkat masyarakat belum luas pengolahan sampah. Kemudian mendorong berdasarkan tanggung jawab produsen belum dijalankan signifikan," pungkas Tubagus.

Sebetulnya, Pemprov sudah membuat aturan mengenai denda bagi yang membuang sampah sembarangan yang tercantum di Pasal 130 Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Pengelola Sampah.

Denda bagi pelanggar yaitu maksimal Rp500 ribu bagi perorangan sementara bagi badan hukum yang membuang sampah sembarangan maka dikenakan denda Rp5-10 juta.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sakti Karuru

Penerapan Prokes di Sekolah yang Terapkan PTM 100 Persen Menurun

👤Kisar Rajaguguk 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 11:01 WIB
"Kami melihat, makin turun disiplin prokes di sekolah-sekolah. Kami yakin betul itu terjadi di seluruh sekolah-sekolah di Kota...
dok.ant

Pandemi Mereda Pedagang Bendera di Jakarta Bisa Tersenyum

👤Irfan Julyusman 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 08:50 WIB
MENJELANG 17 Agustus mulai tampak banyak penjual bendera yang menjajakan dagangan mereka, dari yang keliling hingga yang mangkal menunggu...
MI/Seno

Intoleransi di SMAN 58 Jakarta, Effendi: Sudah tidak Ada Persoalan  

👤Irfan Julyusman 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 08:31 WIB
Pihak sekolah saat itu sudah melakukan tindakan penyelesaian kasus tersebut, Effendi mengatakan proses penyelesaian hingga ke Dinas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya