Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pendataan pendatang bersamaan arus balik lebaran mulai H+7.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta Dany Sukma mengatakan pendataan awal akan dilakukan oleh RT dan RW.
"Tahap awal yang kita lakukan adalah pendataan. Pendataan melibatkan RT dan RW. Jadi RT dan RW melakukan pendataan. Sehingga dari pendataan itu akan teridentifikasi mana area yang dominan pendatang barunya," kata Dany saat dihubungi, Senin (10/6).
Setelah mengetahui area yang dominan ditinggali pendatang, Disdukcapil DKI akan memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di area tersebut.
Baca juga: Anies Terima Pendatang ke Jakarta Pascalebaran
Pelayanan adminduk itu akan dilakukan pada dua tahap yakni tanggal 26 Juni dan 3 Juli.
"Kita akan utamakan atau prioritaskan bukan warga nonpermanen tapi juga warga Jakarta yang juga tidak memiliki dokumen kependudukan misalnya tidak punya akta kelahiran, kita penuhi kebutuhannya," terangnya.
Pemberian pelayanan adminduk ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga terkait dokumen kependudukan. Sebab, banyak pula warga dari daerah yang datang ke DKI belum melakukan perekaman KTP-e maupun membuat dokumen adminduk lainnya. Pendekatan ini, menurut Dany, telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
"Artinya memenuhi hak identitas warga. Hak warga kan memperoleh dokumen kependudukan. Makanya statusnya kita hadir langsung, di samping kita melayani pendudukan non permanen. Pendekatannya seperti itu seperti yang sudah dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya," terangnya.(OL-5)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Kepala BKSDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya penguatan inovasi dan kerja sama antarwilayah metropolitan dalam mempercepat pembangunan daerah.
Kepadatan penduduk yang tinggi dan adanya urbanisasi meningkatkan penggunaan kendaraan bermotor yang akhirnya menyumbang peningkatan suhu Indonesia.
Urbanisasi dongkrak kota terpadu. Summarecon Agung hadir dengan ekosistem siap tumbuh lewat Bekasi, Kelapa Gading, hingga Mutiara Makassar.
Menko AHY paparkan tiga langkah konkret atasi urbanisasi dan krisis iklim global di Forum BRICS, fokus pada keadilan sosial, lingkungan, dan infrastruktur berkelanjutan.
Yayat mengatakan fasilitas itu berupa penerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus hingga Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang hanya disasar kepada warga pemilik KTP Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved