Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENUMPANG Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta menyusut 50% di Hari Lebaran, Rabu (5/6). Biasanya, penumpang kereta Ratangga itu mencapai 80 ribu per harinya.
Sejak 3 hingga 5 Juni 2019, jumlah penumpang MRT terus merosot. Pada Senin (3/6), penumpang MRT Jakarta hanya sekitar 62 ribu.
"H-1 Lebaran, Selasa (4/6), jumlah penumpang sekitar 58 ribu. Lalu di hari pertama Lebaran penumpang MRT turun lagi menjadi 48 ribu," kata Humas PT MRT Jakarta Kamaluddin saat dihubungi, Kamis (6/6).
Kamal menyampaikan fenomena ini disebabkan banyak penumpang yang pulang ke kampung halaman mereka. Libur panjang juga menjadi salah satu faktor merosotnya penumpang MRT Jakarta.
"Pada 5 Juni di pagi hari penumpang masih jarang karena masih salat Idul Fitri, tapi saat siang dan sore ramai," ujar dia.
Kamal mengatakan penumpang MRT akan kembali meningkat. Pasalnya, banyak warga yang memanfaatkan Lebaran untuk berwisata.
Baca juga: Hari Kedua Lebaran, Jakarta Masih Lengang
Saat Lebaran, PT MRT Jakarta hanya mengoperasikan tujuh dari 14 rangkaian MRT Jakarta. Namun, moda transportasi itu tetap beroperasi dari pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB.
"Hari Lebaran sama dengan hari biasanya, mulai jam 5 pagi sampai 12 malam. Operasinya normal," kata Kamal.
Saat Lebaran, waktu tunggu atau headway MRT Jakarta lebih lama, dari 5 menit menjadi 10 menit. Terkait pengamanan saat Lebaran, PT MRT Jakarta akan memberikan pelayanan standar internasional.
Setiap pintu masuk akan dibekali hand metal detector dan walk through metal detector ketika memasuki unpaid area.
"Kami juga akan melakukan evaluasi dan update pengamanannya per dua jam sekali," pungkas Kamal. (Medcom/OL-2)
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian tahun 2026.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved