Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
UJANG, 45, tak menyangka kebakaran yang terjadi pada Sabtu pagi (11/5) akan turut menghabiskan seluruh bangunan rumah tinggalnya.
Bertempat tinggal di RW 05 RT 12, Ujang seharusnya saat ini sedang menikmati senja akhir pekan sambil menunggu waktu berbuka puasa dengan tiga anaknya. Akan tetapi, rencana itu musnah ketika rumahnya ikut habis dilalap api yang diduga berasal dari ledakan gas elpiji di rumah tetangganya.
"Waktu kebakaran saya lagi di kantor. Lalu saya ditelepon anak katanya rumah kebakaran. Saya segera pulang. Ketika saya sampai api sudah membesar, sudah nggak sempat bawa barang-barang. Cuma baju yang di badan saja," terang sopir ekspedisi ini saat ditemui Media Indonesia, Minggu (12/5).
Diduga api cepat membesar karena cuaca yang panas serta berangin, ditambah bangunan warga ialah bangunan semi permanen.
Ujang telah tinggal di lokasi tersebut sejak ia lahir. Sebelum kebakaran terjadi, ia tinggal di sepetak rumah bersama tiga anak dan istrinya di Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Namun, kini tenda pengungsian menjadi tempat berteduh bagi Ujang sekeluarga.
Baca juga: Anies akan Ajak KAI Rehabilitasi Rumah Korban Kebakaran
Tidak tega melihat kondisi anak-anaknya tinggal di tenda pengungsian yang panas dan sempit, Ujang pun berinisiatif mencari rumah kontrakan di sekitar area tempat tinggalnya.
"Tapi sudah pada terisi semua. Sudah keduluan juga. Karena saya kerja di WTC Mangga Dua. Jadi maunya memang tidak terlalu jauh," terangnya.
Disinggung soal harapan rehabilitasi rumah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Ujang menjawab diplomatis. Ia hanya ingin yang terbaik.
Terlebih kebakaran saat itu bukanlah yang pertama kali terjadi di area tempat tinggalnya. Menurutnya, beberapa kali kebakaran kecil pernah terjadi sebelumnya. Namun, kebakaran tersebut hanya mengorbankan dua sampai tiga rumah saja.
"Memang yang terbesar ya kali ini. Harapannya sih yang terbaik saja. Kalau mau direlokasi ke rusun atau dibangun lagi saya terserah Pemprov," ujarnya. (A-5)
Budi mengatakan personel akan ditempatkan di gereja-gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat Kristiani selama perayaan Paskah.
Menurut dia, kreativitas warga tidak seharusnya dipandang sebagai pelanggaran semata, melainkan potensi kolaborasi.
Namun demikian, Pramono menegaskan bahwa pembangunan zebra cross tidak dapat dilakukan secara sembarangan.
Layanan pelaporan pendatang sebenarnya telah dibuka sejak 25 Maret 2026 di seluruh titik layanan Dukcapil, mulai dari tingkat Suku Dinas, kecamatan, hingga kelurahan.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat memiliki peran dalam menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengembangkan fasilitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan perpustakaan daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved