Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menargetkan pembentukan Badan Otoritas Transportasi Jabodetabek bisa rampung pada Juli mendatang.
Lembaga tersebut nantinya akan memiliki kewenangan untuk mengatur sistem transportasi seluruh moda mulai dari Transjakarta, Commuter Line, Lintas Rel Terpadu (LRT), Moda Raya Terpadu (MRT) hingga jalan tol agar lebih terkoordinasi dan terintegrasi.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, saat ini, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang berada di bawah Kementerian Perhubungan belum bisa melaksanakan tugas dengan maksimal karena keterbatasan kewenangan.
Maka dari itu, diperlukan ototoritas dengan tingkat kewenangan lebih tinggi yang tidak berada di bawah naungan kementerian.
Baca juga: Integrasi Transportasi Jangan Ditunda
"Sehingga mereka bisa mengambil keputusan atas suatu hal. Berdasarkan hasil di sidang kabinet, otoritas itu nanti berbentuk BUMD," jelasnya.
Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Iskandar Abubakar menilai hingga saat ini BPTJ masih belum berhasil menyelesaikan masalah transportasi di Ibu Kota dan sekitarnya.
"Kewenangan atas transportasi masih berada di bawah pemerintah daerah dan kementerian sehingga BPTJ tidak memiliki keleluasaan untuk menyusun kebijakan. Padahal transportasi itu masalah multidimensi yang tidak mengenal batas administrasi dan kewenangan," tutur Iskandar. (OL-7)
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian tahun 2026.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jakarta Nomor 44 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, anggaran subsidi untuk Transjakarta ditetapkan Rp3,75 triliun.
PT LRT Jakarta memutuskan memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Terintegrasi itu tidak hanya antar "backbone" atau tulang punggung transportasi saja seperti kereta api, MRT, BRT dan Transjakarta.
Direktur Utama PT LRT Jakarta Roberto Akyuwen menjelaskan, akan ada 20 masinis baru yang akan mengoperasikan Rute Velodrome - Manggarai.
DIREKTUR Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen optimistis pembukaan rute Velodrome–Manggarai tahun depan akan berdampak signifikan pada efisiensi subsidi yang selama ini digelontorkan.
PT KAI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jakarta, melakukan rampcheck terhadap layanan LRT Jabodebek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved