Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES evakuasi kereta bernomor KA 1722 relasi Jatinegara - Bogor di Petak Jalan antara Cilebut-Bogor, sempat terhenti, akibat cuaca.
Sebelumnya kereta dengan 9 gerbong itu anjlok pada Minggu (10/3) sekitar pukul 10.15 WIB. Dari 9 gerbong itu, tiga gerbong anjlok hingga keluar rel. Bahkan gerbong pertama yang merupakan gerbong khusus perempuan menabrak tiang listrik.
Baca juga : Kapolresta: Tim Ahli Kaji Penyebab KRL Bogor-Jakarta Terguling
Hujan mulai turun sekitar pukul 13.10 WIB. Para petugas yang tengah menyiapkan peralatan evakuasi pun berhenti. Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Edy Kuswoyo yang ditemui lokasi kejadian mengatakan proses evakuasi akan dilakukan segera.
Pihaknya menargetkan proses evakuasi bisa selesai dalam satu hari. Dan besok, Senin (11/3) diharapkan kereta sudah kembali normal.
"Sampai saat ini masih evakuasi. Berhubung ada 3 gerbong yang anjlok, kita masih nunggu NR, kereta api penolong. Saat ini masih menaikkan barang di stasiun Depok. Dan dua NR lagi dari Cirebon dan Bandung kurang lebih 16.00 WIB bisa tiba di sini," terangnya.
Baca juga : Tergulingnya Commuter Line, 17 Orang Luka-Luka
Dari pantauan Media Indonesia, gerbong khusus perempuan dan gerbong kedua dan ketiga yang merupakan gerbong umum, mengalami kerusakan cukup parah. Gerbong perempuan yang posisinya di urutan pertama, selain terbalik, bagian depannya juga ringsek. Sedangkan gerbong kedua dan ketiga posisinya nyaris terbalik. (A-2)
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang penumpang yang mengaku kehilangan tumbler Tuku miliknya setelah tertinggal di gerbong KRL.
PT KAI Commuter menegaskan tidak melakukan pemecatan terhadap petugas yang diduga menghilangkan barang di dalam tas milik penumpang yang tertinggal di Commuter Line pada Senin (17/11).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved