Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PERILAKU aman berkendara kini menjadi hal utama yang sedang gencar dikampanyekan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah, hingga pelaku industri otomotif guna mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.
Data Korps Lalu Lintas menyebutkan bahwa buruknya perilaku berkendaralah yang sering kali menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan. Meski terbilang sulit pada awalnya, kini edukasi aman berkendara (safety riding) mulai dianggap penting oleh sebagian masyarakat.
Menurut Kasat Lantas Polres Jakarta Barat AKB Ganet Sukoco, kepolisian bekerja sama dengan Relawan Saber (Sapu Bersih) ranjau paku dan Tetsan mengampanyekan pentingnya berkendara aman dengan menggunakan cairan anti ban bocor IML, menyasar kaum milenial yang berusia 17-30 tahun.
"Melalui program Millenial Road Safety Festival diharapkan tidak hanya akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, juga menghindari tindakan kriminal yang terjadi di jalan raya," kata Ganet di Jakarta, Kamis (24/1).
Baca juga: Pemasangan Sensor Tilang Elektronik Bakal Diperluas
Di samping meningkatnya kesadaran masyarakat untuk aman berkendara di jalan raya, peran relawan Saber mulai mengurangi jumlah ranjau paku yang sengaja disebar oknum-oknum tak bertanggungjawab dan ikut menurunkan angka kecelakaan.
"Jika tertangkap basah, tentu kami akan tangkap dan kurung para pelaku penyebar ranjau paku tersebut. Untuk itu para pengemudi kendaraan bermotor sebaiknya lebih berhati-hati," tegas Ganet.
Terkait ranjau paku itu, hal senada disampaikan salah satu relawan Saber Siswanto, saat ini ranjau paku sudah berkurang drastis. Namun khusus di depan kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke arah Gedung Polda Metro Jaya ranjau paku selalu ada.
Keberadaan para penambal ban di sekitar lokasi itu sering dituding menjadi biang kerok penyebar ranjau paku, namun tentu tidak semuanya berbuat curang.
"Itu kerjaan oknum, karena tidak semua penambal ban berbuat curang. Mungkin mereka berbuat nakal karena ingin mendapatkan uang secara instan," ujar Siswanto lagi.
Sementara itu, selaku mitra kepolisian dalam kampanye aman berkendara, PT Tetsan yang merupakan produsen onderdil mobil dan motor di Indonesia, empat tahun terakhir memproduksi cairan anti ban bocor IML agar pengendara terhindar dari kecelakaan atau tindakan kriminal di jalan raya.
Menurut Director Tetsan, cairan anti ban bocor merk IML Super Tyre Sealant merupakan produk lokal perpaduan teknologi dari Jepang dan Korea, yang diproduksi menggunakan teknologi khusus yang membuat ban tidak akan bocor meski terkena ranjau paku. Sebelum cairan dimasukkan ke dalam ban, ban harus dalam kondisi kempes.
"Dalam cairan ini terdapat teknologi tubeles seperti lem berteknologi yang ketika terkena paku atau benda tajam, cairan IML akan menambal secara otomatis dengan cepat secara permanen. Kocok dulu cairan dalam botol sebelum dimasukkan ke ban melalui pentil," jelas Philip. (OL-7)
MEMASUKI H-4 Lebaran 2026, kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura Brebes, Jawa Tengah.
Kunci utama perjalanan aman di jalur Puncak adalah kesiapan kendaraan. Mengingat kontur geografis Puncak yang ekstrem, kondisi mesin dan pengereman tidak bisa ditawar.
Kecelakaan yang melibatkan satu unit bus, mobil dan truk tersebut mengakibatkan arus mudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya mengalami kemacetan.
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Sebuah lelucon siswa SMA di Georgia berubah menjadi duka. Jason Hughes, seorang guru populer, tewas terlindas secara tak sengaja saat mencoba mengejutkan siswanya.
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 93B, Kamis (5/3/2026). Dua orang tewas akibat truk kontainer rem blong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved