Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PELEMPAR molotov di kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarif diduga menggunakan sepeda motor. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung kabur dengan memacu kendaraannya.
"Dengar tengah malam seperti botol kaca dilempar. Bunyinya seperti botol pecah. Setelah itu ada suara motor kencang. Suara motornya sember, kenceng, ngebut ngegas," kata Anita yang tinggal di depan rumah Laode, Rabu (9/1).
Baca juga: Polri Pastikan Kediaman Laode Syarif dan Agus Rahardjo Aman
Hal serupa diungkapkan Suwarni, dia melihat bentuk botol kaca panjang dan di dalam botol itu ada sisa cairan berwarna bening dilengkapi sumbu.
"Jam 5 lewat sopir (Laode) datang naik motor, langsung teriak. Enggak lama Pak Laode dan istrinya keluar. Saya lihat langsung menelpon. Bom di situ terus sampai 6.30 WIB, sampai polisi datang," kata Suwarni.
Bom molotov diamankan dan dibawa ke Polres Jakarta Selatan. Sementara rekaman CCTV dari rumah Laode dibawa Bareskrim Polri.
Baca juga: Gegana Sisir Lingkungan Rumah Pribadi Agus Raharjo
Pantauan Medcom.id, molotov yang meledak mengenai sudut kiri atas rumah, menyisakan bekas hitam gosong pada tembok. Kawasan sekitar kediaman Laode terpantau kondusif namun sepi dari aktifitas warga. Sejumlah polisi masuk dan pagar dipasang garis polisi. (Medcom/OL-6)
Kasus ini bermula saat DJ Donny melaporkan serangkaian teror fisik di rumahnya yang terjadi dalam waktu berdekatan.
Siapa DJ Donny? Profil lengkap Ramond Dony Adam, perjalanan dari DJ hiburan ke pengkritik pemerintah yang vokal dan jadi sorotan.
Kronologi teror bom molotov ke rumah DJ Donny di Jakarta. Aksi ini merupakan teror kedua setelah paket bangkai ayam. Kasus telah dilaporkan ke polisi
DJ Donny, resmi melaporkan aksi teror yang menimpa dirinya dan keluarga ke Polda Metro Jaya, Rabu (31/12)
Selain menangkap seluruh tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti bom molotov, ponsel, motor dan barang bukti lainnya.
Hingga kini, aparat Brimob terus melakukan upaya pembubaran massa dengan tembakan gas air mata, sementara situasi sekitar Mako Brimob Kwitang tetap mencekam
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved