Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Rekomendasi Kuliner Bandung: Dari Legendaris hingga Viral

Thalatie K Yani
14/1/2026 08:31
Rekomendasi Kuliner Bandung: Dari Legendaris hingga Viral
Batagor Kingsley(Instagram)

Kota Bandung tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam dan belanja, tetapi juga sebagai surga bagi para pencinta makanan. Ragam kuliner Bandung menawarkan pengalaman rasa yang otentik, mulai dari jajanan kaki lima yang inovatif hingga restoran legendaris yang telah berdiri selama puluhan tahun. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Ibu Kota Jawa Barat ini, menjelajahi setiap sudut kota untuk menemukan cita rasa terbaik adalah agenda yang tidak boleh dilewatkan.

Kreativitas warga Bandung dalam mengolah bahan makanan sederhana menjadi hidangan yang lezat menjadikan kota ini kiblat jajanan di Indonesia. Berikut adalah panduan lengkap dan terperinci mengenai destinasi kuliner di Bandung yang wajib Anda kunjungi, dikategorikan berdasarkan jenis dan waktu kunjungan terbaik.

Kuliner Legendaris yang Tak Lekang Oleh Waktu

Mengunjungi Bandung belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi cita rasa klasik yang telah bertahan lintas generasi. Tempat-tempat berikut ini memiliki reputasi yang kuat karena konsistensi rasanya.

1. Batagor Kingsley dan Batagor Riri

Batagor (Baso Tahu Goreng) adalah ikon kuliner Bandung. Dua nama besar yang mendominasi pasar ini adalah Batagor Kingsley di Jalan Veteran dan Batagor Riri di Jalan Burangrang. Keduanya menawarkan tekstur ikan tenggiri yang padat namun lembut, disiram dengan bumbu kacang yang gurih dan sedikit pedas. Batagor Kingsley dikenal dengan ukurannya yang besar dan tekstur yang lebih garing, sementara Batagor Riri menawarkan kelembutan yang memanjakan lidah. Tempat ini juga sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh karena menyediakan kemasan vakum.

2. Mie Kocok Mang Dadeng

Berlokasi di Jalan Banteng (KH Ahmad Dahlan), Mie Kocok Mang Dadeng adalah legenda hidup sejak tahun 1970-an. Keistimewaan mie kocok ini terletak pada kuah kaldu sapi yang kental dan kaya rempah, yang konon menggunakan 27 jenis bumbu rahasia. Satu porsi berisi mie kuning gepeng, tauge segar, dan potongan kikil sapi yang sangat empuk dan melimpah. Aroma sumsum sapi yang kuat menjadi ciri khas utama yang membedakannya dengan mie kocok lainnya.

3. Warung Kopi Purnama

Bagi Anda yang ingin merasakan nostalgia Bandung tempo dulu, Warung Kopi Purnama di Jalan Alkateri adalah destinasi yang tepat. Berdiri sejak tahun 1930, kedai ini mempertahankan arsitektur dan menu kolonialnya. Menu andalannya adalah Roti Srikaya, roti tawar buatan sendiri yang dipanggang dan diolesi selai srikaya resep turun-temurun. Padukan dengan segelas Kopi Susu panas untuk pengalaman sarapan yang autentik.

Jajanan Viral dan Kekinian

Bandung adalah tempat lahirnya tren makanan pedas dan unik. Generasi muda Bandung selalu berhasil menciptakan inovasi kuliner yang kemudian menjadi viral secara nasional.

1. Cuanki Serayu

Terletak di Jalan Serayu, tempat ini hampir tidak pernah sepi antrean. Cuanki adalah singkatan dari "Cari Uang Jalan Kaki", namun di sini konsepnya telah naik kelas menjadi kedai yang nyaman. Satu mangkok Cuanki Serayu berisi bakso, tahu goreng, tahu putih, siomay, dan batagor kering yang disiram kuah kaldu bening yang gurih. Pengunjung dapat menambahkan sambal, kecap manis, dan cuka sesuai selera untuk memperkaya rasa.

2. Seblak Sultan

Seblak telah menjadi identitas jajanan pedas Bandung. Salah satu yang paling populer saat ini adalah Seblak Sultan. Dengan konsep prasmanan, pengunjung dapat memilih puluhan jenis isian mulai dari kerupuk, makaroni, ceker, tulang, hingga aneka bakso seafood. Kunci kelezatan seblak di sini terletak pada bumbu kencur yang kuat dan tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan hingga level ekstrem.

Rekomendasi Makanan Berat Khas Sunda

Untuk makan siang atau makan malam bersama keluarga, masakan Sunda dengan konsep prasmanan atau "ngampar" adalah pilihan terbaik.

1. Warung Nasi Ibu Imas

Jika Anda mencari masakan Sunda yang pedas dan menggugah selera, Warung Nasi Ibu Imas di Jalan Pungkur adalah jawabannya. Menu primadona di sini adalah Karedok Leunca dan sambal dadak yang sangat pedas. Ayam bakar, gepuk, dan usus gorengnya disajikan hangat dan sangat cocok disantap dengan nasi pulen yang masih mengepul. Tempat ini buka hingga larut malam, menjadikannya opsi fleksibel bagi wisatawan.

2. Iga Bakar Si Jangkung

Berbeda dengan penyajian iga bakar pada umumnya yang masih menempel pada tulang, Iga Bakar Si Jangkung di kawasan Cipaganti menyajikan daging iga yang sudah dilepas dari tulangnya dan dipotong kecil-kecil. Daging tersebut dibakar di atas cobek tanah liat dengan bumbu kecap, tomat, dan irisan bawang merah serta cabai rawit. Proses ini menghasilkan karamelisasi bumbu yang meresap sempurna ke dalam serat daging yang empuk.

Wisata Kuliner Malam Bandung

Kehidupan di Bandung justru semakin hidup saat matahari terbenam. Kawasan kuliner malam menawarkan suasana yang berbeda dengan harga yang relatif terjangkau.

1. Sudirman Street Day and Night Market

Kawasan ini merupakan destinasi kuliner modern yang memadukan konsep food court terbuka dengan suasana jalanan yang meriah. Terletak di jalan tembus antara Jalan Sudirman dan Jalan Cibadak, tempat ini menawarkan beragam makanan mulai dari yang halal hingga non-halal (biasanya ditandai dengan jelas). Pengunjung dapat menemukan Bola Ubi Gardujati, Sate Babi, hingga aneka dessert modern di satu lokasi.

2. Perkedel Bondon

Kuliner malam yang satu ini cukup unik karena jam operasionalnya yang dimulai tengah malam. Perkedel Bondon berlokasi di area Stasiun Bandung. Perkedel kentang ini digoreng dadakan di atas tungku arang, menghasilkan tekstur luar yang garing namun lembut di dalam. Disajikan dengan sambal terasi khas, perkedel ini menjadi teman setia bagi mereka yang lapar di tengah malam.

Tips Berwisata Kuliner di Bandung

Agar pengalaman wisata kuliner Anda maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Datang Lebih Awal: Tempat-tempat populer seperti Cuanki Serayu atau Mie Kocok Mang Dadeng sering kali memiliki antrean panjang saat jam makan siang. Usahakan datang sebelum jam makan utama.
  • Transportasi: Kemacetan di Bandung saat akhir pekan cukup padat. Menggunakan ojek daring atau menyewa sepeda motor bisa menjadi solusi efisien untuk berpindah dari satu lokasi kuliner ke lokasi lain.
  • Siapkan Uang Tunai: Meskipun banyak tempat sudah menerima pembayaran digital (QRIS), beberapa warung legendaris atau kaki lima terkadang masih mengutamakan pembayaran tunai.

Dengan ragam pilihan yang begitu banyak, Bandung membuktikan diri sebagai destinasi yang memanjakan lidah. Eksplorasi rasa di kota ini tidak akan pernah ada habisnya, karena setiap sudut jalanan Bandung menyimpan cerita rasa yang menunggu untuk dicicipi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya