Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP daerah memiliki ciri khas dan kekayaan budaya, termasuk Yogyakarta. Tidak hanya objek wisata menarik dan kearifan lokal yang kental, Yogyakarta juga menyuguhkan makanan dan minuman khas yang tidak boleh kamu lewatkan.
Selain gudeg, masih banyak makanan lain yang menarik untuk dicoba. Selain makanan, ada pula minuman khas Yogyakarta yang merupakan minuman soda lokal pertama di Indonesia yaitu Saparella, kini mulai langka ditemukan. Ingin mengetahui lebih lanjut seputar Saparella. Yuk simak empat fakta menarik berikut, dilansir dari Instagram resmi Pesona Indonesia;
1. Bahan dasar
Limun sarsaparilla juga dikenal sebagai saparella, merupakan minuman bersoda khas Yogyakarta yang terbuat dari kombinasi batang tanaman sarsaparilla dan air berkarbonasi.
2. Minuman favorit Raja
Para raja yang memimpin pada zaman dahulu sangat menyukai Saparella hingga menjadikan sebagai salah satu minuman favorit mereka. Sayangnya, seiring perkembangan zaman, minuman ini mulai langka.
3. Cita rasa
Saparella memiliki cita rasa manis dengan sensasi dingin yang mirip mint dan aroma jamu. Minuman ini juga dipercaya bermanfaat untuk melancarkan buang air kecil, menambah energi, hingga membantu meredakan flu serta demam.
4. Bentuk botol unik
Botol minuman saparella memiliki dua bentuk yang unik. Ukuran botol menyerupai botol champagne dengan tutup keramik dan kawat penutup. Sementara itu, botol kecil berbentuk bulat dan lebar di bagian bawah, mirip lampu bohlam.(M-3)
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved