Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam sebuah acara konferensi pers di Jakarta, koki selebriti Yuda Bustara memberikan kiat praktis bagi para pecinta steak untuk menikmati hidangan yang lezat namun tetap sehat dengan memilih bagian daging yang tepat.
Yuda Bustara menekankan pentingnya memilih bagian daging yang rendah lemak dan sedikit serat marbling untuk mempertahankan kesehatan tanpa mengurangi kenikmatan makan.
"Kalau lagi diet dan ingin makan steak tanpa terasa berat, pilihlah bagian yang lebih rendah lemak. Kita harus terbiasa untuk tidak mengonsumsi bagian lemak. Meskipun lebih keras, pilihan kematangan seperti medium atau medium rare akan membuat steak terasa lebih nikmat," ungkapnya dikutip melalui Antara, Selasa (2/7).
Baca juga : Mau Membuat Steak Wagyu Ala Chef Yuda Bustara? Yuk Simak Tips Berikut
Menurut Yuda, tenderloin adalah pilihan utama bagi mereka yang mengutamakan rendahnya kandungan lemak dalam daging, karena bagian ini terletak di bagian tubuh sapi yang minim gerakan, sehingga memiliki sedikit otot.
Selain tenderloin, Yuda juga menyarankan untuk memilih daging sapi organik yang diberi makan rumput liar (grass fed), yang cenderung lebih sehat karena bebas dari penggunaan pakan yang mengandung hormon atau zat tambahan lainnya.
Yuda juga memberikan tips mengenai tingkat kematangan daging yang sesuai dengan selera masing-masing.
Baca juga : HW Group Hadirkan Steakhouse di Central Park Mall Jakarta
"Steak bisa lebih empuk dengan tingkat kematangan mulai dari rare hingga well done, tergantung preferensi masing-masing. Penggunaan peralatan memasak yang tepat seperti panci cast iron atau air fryer dapat membantu untuk memastikan tekstur yang tepat di luar dan dalam daging," jelasnya.
Namun, Yuda juga mengingatkan untuk menghindari jenis daging meltique yang diolah dengan proses injeksi lemak.
"Meltique sebenarnya adalah daging yang disuntik dengan lemak untuk memberikan rasa lebih juicy, namun proses ini dapat mengurangi nilai gizi daging dan membuatnya terasa berat," tambahnya.
Baca juga : Mencegah Gangguan Kesehatan Selama Idul Adha dengan Telemedisin
Terakhir, Yuda Bustara menyarankan untuk memilih saus pendamping yang lebih sehat, seperti saus segar atau saus rempah dengan bahan-bahan alami.
"Saus chimicurri atau saus khas Indonesia dengan rempah seperti andaliman dapat menjadi pilihan alternatif yang menyegarkan untuk menemani hidangan steak," tutupnya.
Dengan memperhatikan tips dari Yuda Bustara, diharapkan para pecinta steak dapat menikmati hidangan favorit mereka tanpa mengorbankan kesehatan dan kelezatan.
Yuda Bustara menyarankan untuk mengupas kulit bawang merah dan bawang putih, memotong atau menghaluskannya lalu membekukannya di dalam freezer.
Bagian daging yang lebih sedikit lemak adalah tenderloin, karena bagian tersebut ada di bagian tubuh sapi yang terlindungi dari banyak gerakan sehingga tidak banyak otot.
Pencinta daging harus tahu bahwa Anda bisa memasak steak dengan kematangan sempurna tanpa memerlukan banyak bahan. Salah satunya membuat steak wagyu.
Liposuction tidak bisa menggantikan gaya hidup yang sehat seperti makan makanan teratur, diet yang baik, rendah lemak, tinggi protein.
Peneliti menemukan neuron otak bisa menggunakan lemak, bukan hanya gula, sebagai sumber energi.
Perempuan yang memasuki periode perimenopause dan menopause perlu memperhatikan kadar lemak visceral dalam tubuh.
Minum satu kaleng minuman bersoda setiap hari baik versi manis maupun versi diet dapat meningkatkan risiko terkena penyakit hati berdasarkan penelitian terbaru di Tiongkok
Selama ini kita mengetahui bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah total lemak yang berperan.
Pada beberapa kanker, lokasi lemak lebih berpengaruh daripada jumlah total lemak. Pada jenis lain, total lemak lebih menentukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved