Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIDI Sarwono, seorang Executive Chef yang berbakat dari Alila Solo, telah menjadikan misi hidupnya untuk menghadirkan kekayaan kuliner dunia ke Solo. Didi Sarwono, yang lahir di Jakarta pada tahun 1980-an, menemukan kecintaannya pada dunia memasak pada awal tahun 2000-an. Kecintaannya pada Opor Ayam, hidangan favorit masa kecilnya, telah menginspirasinya untuk berkreasi dengan menu pertamanya: mashed potatoes.
Namun, bukan hanya sekadar profesi, Didi menyadari bahwa memasak adalah panggilan yang membutuhkan komitmen emosional, pemikiran imajinatif, dan kreativitas tinggi. Perjalanan kulinernya dimulai dari akar yang sederhana, tetapi semakin berkembang dengan berbagai pengalaman di berbagai tempat di dalam dan luar negeri.
Didi Sarwono telah membuktikan kebolehannya dengan menjadi salah satu finalis terbaik dalam ajang kompetisi memasak "Chef of The Year 2012" yang diselenggarakan oleh Unilever Food Solutions. Pengalaman ini memberikan landasan yang kuat untuk kesuksesannya di kemudian hari.
Baca juga : Ramadan 2024 di Alila Solo dengan Tema Besar The Great Journey of Ibn Battuta
Salah satu hal yang paling berkesan dalam perjalanannya adalah kesempatan untuk bekerja di berbagai kota dan negara, termasuk Jerman dan Dubai. Pengalaman ini memungkinkannya untuk memperluas wawasan kuliner dan memasukkan ragam pengaruh berbeda ke dalam masakannya.
Masa jabatannya di Alila Solo sangat istimewa bagi Didi. Tempat ini memungkinkannya untuk menghormati tradisi sekaligus mendorong inovasi. Didi berkomitmen untuk memajukan masakan warisan sebagai inti dari sajian yang disuguhkan di hotel. Dia percaya untuk menghormati cita rasa tradisional sembari menggabungkannya dengan teknik dan presentasi modern.
Visi Chef Didi untuk Alila Solo adalah menjadikannya sebagai pionir keunggulan kuliner yang dikenal dengan komitmennya dalam melestarikan dan merayakan kekayaan tradisi kuliner Indonesia. Ia berharap dapat menghadirkan cita rasa masakan dari seluruh Indonesia, hingga seluruh dunia, ke meja Alila Solo. Untuk mewujudkan hal ini, Didi berencana untuk melaksanakan program pertukaran chef dari berbagai properti Hyatt ke Alila Solo.
Baca juga : Rayakan Malam Tahun Baru Imlek di Holiday Inn Bandung Pasteur
Dengan semangat yang membara, Didi memberikan tantangan kepada tim Alila Solo, "Catch me if you can!" Pesannya menggarisbawahi tekadnya untuk mendobrak batasan dan menginspirasi timnya untuk mengupayakan yang terbaik dalam setiap hidangan yang mereka buat.
Alila Solo dan warga Solo tentu bisa berbangga memiliki seorang chef berbakat seperti Didi Sarwono yang berdedikasi untuk memperkenalkan kekayaan kuliner dunia kepada kota ini.
Semoga kehadiran Chef Didi Sarwono di Alila Solo akan membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi semua yang menikmati sajian kuliner dari tangan kreatifnya.#MIA (RO/Z-10)
Épice Restaurant di Alila Solo menghadirkan sentuhan mewah pada buffet ‘Harvest in the Orient’ yang sudah dikenal luas, dengan sajian istimewa: Teripang dengan Jamur Shiitake.
Hidangan prasmanan dengan tema ‘Harvest in the Orient’ ini menawarkan pengalaman kuliner yang dimulai dengan hidangan pembuka segar seperti salad ubur-ubur dengan buah pomelo
Dengan mengusung tema “Dari Sampah Menjadi Harta: Kreasi Tanpa Batas”, kompetisi ini terbuka bagi masyarakat umum yang berdomisili di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kasus tersebut tidak masuk ranah pidana.Masyarakat yang merasa dirugikan juga bisa menggunakan class action.
ALILA Solo menghadirkan pengalaman eksklusif dengan Refined 29th Wine Pairing Dinner dari lantai 29.
Melalui program ini, Alila Solo Hotel mengajak tamu untuk tidak hanya beristirahat, tetapi juga merasakan esensi sejati Kota Solo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved