Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Dinilai Punya Potensi Pasar Tumbuh, Ekspansi Ritel Kecantikan kini Sasar Indonesia Timur

Naufal Zuhdi
02/2/2026 22:16
Dinilai Punya Potensi Pasar Tumbuh, Ekspansi Ritel Kecantikan kini Sasar Indonesia Timur
Ilustrasi(Dok Sociolla )

EKSPANSI ritel kecantikan mulai bergeser ke kawasan Indonesia Timur seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk perawatan diri. Kota Sorong, Papua Barat Daya, menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan pasar seiring berkembangnya komunitas konsumen kecantikan dan meningkatnya daya beli urban.   

Momentum tersebut ditangkap Sociolla, dengan membuka toko omnichannel pertamanya di Sorong, tepatnya Paragon Square Sorong pada 23 Januari 2026 dan resmi dibuka untuk publik pada akhir Januari.

Pembukaan gerai di Sorong menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas jangkauan ke kawasan timur Indonesia, sekaligus mendekatkan akses terhadap produk kecantikan yang aman dan terdaftar BPOM. 

Sepanjang 2025, Sorong tercatat sebagai salah satu kota dengan kontribusi penjualan terbesar di Indonesia Timur dan menempati peringkat kelima setelah Jayapura, Ambon, Ternate, dan Mimika.

Co-founder & CEO Social Bella Christopher Madiam mengatakan, pemilihan Sorong didasarkan pada potensi pasar yang terus berkembang serta karakter konsumen yang semakin sadar akan kualitas dan keamanan produk kecantikan. 

“Pembukaan toko pertama di Sorong merupakan bagian dari visi kami untuk memperluas akses kecantikan yang aman dan tepercaya hingga ke Indonesia Timur. Kami melihat Papua memiliki potensi besar dengan komunitas beauty enthusiast yang terus bertumbuh,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Senin (2/2). 

Dari sisi konsep, gerai ini mengusung model omnichannel yang terintegrasi dengan aplikasi SOCO. Konsumen dapat mengecek ketersediaan produk secara real time, mengakses ulasan, hingga memanfaatkan layanan Click & Collect.   

Adapun kurasi produk disesuaikan dengan preferensi konsumen Papua dan Indonesia Timur, mulai dari kategori skincare, makeup, hingga parfum. 

Data internal perusahaan menunjukkan bahwa parfum menjadi kategori pembelian terbesar kedua di Indonesia Timur setelah skincare, dengan tren minat yang terus meningkat.

Menjawab peluang tersebut, gerai di Sorong diposisikan sebagai salah satu destinasi utama parfum lokal dengan pilihan yang lebih lengkap. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat diferensiasi ritel sekaligus menangkap potensi pertumbuhan kategori non-skincare di kawasan timur.   

Selain aspek bisnis, pembukaan gerai juga membawa dampak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan talenta setempat. Perusahaan menilai kehadiran ritel modern di daerah turut berperan dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang lebih inklusif. 

Ke depan, perluasan jaringan ritel kecantikan ke kawasan Indonesia Timur diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya konsumsi produk perawatan diri. Bagi pelaku usaha, kawasan ini tidak lagi dipandang sebagai pasar pelengkap, melainkan sebagai sumber pertumbuhan baru di industri kecantikan nasional. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya