Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLA asuh yang diterapkan orangtua bisa mempengaruhi kebiasaan makan anak, termasuk mendorong anak untuk memilih-milih makanan.
Menurut Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ulul Albab, apabila orangtua tidak biasa mengenalkan variasi makanan kepada anak maka anak akan cenderung memilih mengonsumsi makanan tertentu dan menghindari jenis makanan yang lain.
"Itu yang membuat akhirnya anak ini memilih apa yang dia sukai karena orangtuanya memberikan apa yang dia sukai. Padahal apa yang disukai anak-anak itu belum tentu itu yang benar," kata Ulul, dikutip Kamis (1/8).
Baca juga : Ini Penyebab Anak Anda Jadi Picky Eater
Ulul mengemukakan kebiasaan orangtua tidak memberikan makanan yang tidak disukai anak karena tidak ingin anak jadi rewel juga bisa membuat anak suka pilih-pilih makanan.
"Kalau anak enggak pernah merasakan yang namanya telur, atau terpatri bahwa anak itu makan telur rasanya enggak enak, persepsi dia pasti akan negatif terhadap telur, sehingga akan pilih-pilih (makanan)," kata dokter lulusan Universitas Indonesia itu.
Ulul mendorong para orangtua untuk mengenalkan beragam jenis makanan kepada anak sejak dini serta menyajikan makanan dengan tampilan menarik agar anak-anak mau mengonsumsi aneka makanan.
"Walaupun sebenarnya makanannya sama, tapi karena ada variasi, kemudian ada inovasi, anaknya merasa bahwa itu menarik, dan packaging itu penting buat anak-anak, bukan hanya rasa," ujarnya.
Dia menyampaikan bahwa perilaku pilih-pilih makanan pada anak dapat dicegah dengan menerapkan pola asuh yang tepat. (Ant/Z-1)
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Salah satu indikator utama seorang anak telah mencapai tahap adiksi adalah kehilangan kontrol diri yang akut.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Aturan pemberian makan anak atau feeding rules tidak hanya bicara soal apa yang dimakan, tetapi mencakup tiga pilar utama: jadwal, prosedur, dan lingkungan.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Pada fase krusial saat mengonsumsi MPASI, anak perlu diperkenalkan dengan berbagai spektrum rasa agar mereka lebih terbuka terhadap variasi pangan di kemudian hari.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved