Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN puasa hampir usai. Jika selama ini Anda merasa tubuh kurang fit, coba periksa kembali pola konsumsi makanan dan minuman sepanjang Ramadan ini, mungkin perlu sedikit koreksi agar lebih tepat. Pada prinsipnya, pedoman pemenuhan gizi saat berpuasa sama dengan hari-hari biasa, yaitu berpedoman pada pola makan dengan menu seimbang yang menekankan pada kecukupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
Terkait dengan kebutuhan air, selama berpuasa konsumsi cairan cenderung lebih rendah dibanding saat tidak berpuasa. Seperti yang ditunjukkan data Indonesian Hydration Working Group (IHWG) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, bahwa 1 dari 4 orang dewasa serta 1 dari 5 anak dan remaja di Indonesia kurang mengonsumsi cairan, terlebih saat menjalankan ibadah puasa.
“Padahal, rutin minum air putih merupakan salah satu kebutuhan manusia. Bahkan, air merupakan komponen terbesar dalam tubuh, sehingga kecukupannya harus dipenuhi agar kesehatan badan tetap terjaga,” ujar dokter spesialis kedokteran keluarga layanan primer dan praktisi gizi, Dr. dr. Dian Kusuma Dewi M.Gizi, Sp.KKLP, melalui siaran pers Danone Indonesia, baru-baru ini.
Baca juga : Sarat Gizi, Salad Buah Sangat Cocok untuk Berbuka Puasa
Untuk memenuhi kebutuhan cairan saat puasa, lanjut dr. Dian, bisa menggunakan metode 2-4-2, yaitu dengan konsumsi 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka dan setelahnya, serta 2 gelas sebelum tidur. “Pastikan air yang diminum tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Selain itu, pastikan air minum berasal dari sumber terpercaya serta aman,” tambah dr. Dian.
Cukupi Protein Hewani
Baca juga : Masyarakat Diajak Terapkan Pola Makan Sehat Selama Hari Raya Idul Fitri
Selain itu, dr. Dian juga menekankan pentingnya kecukupan protein hewani dalam asupan harian. Sebab, protein hewani mengandung asam amino esensial yang berguna untuk perbaikan sel rusak. Bagi anak, protein hewani berperan krusial dalam mendukung tumbuh kembangnya. Terkait hal ini, susu sebagai salah satu sumber protein dapat menjadi pilihan karena sarat gizi dan praktis.
“Orang tua perlu memahami bahwa jenis susu ada beragam dan perlu memastikan bahwa susu yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian dengan membaca label kemasan,” jelas dr. Dian.
Pastikan kandungan nutrisinya sesuai dengan kebutuhan dan lebih baik pilih yang sudah difortifikasi atau ditambahkan zat gizi mikro seperti zat besi dan vitamin C agar terhindar dari defisiensi zat besi. Di bulan Ramadan, susu dapat diminum satu gelas saat sahur untuk memenuhi kebutuhan energi harian keluarga.
Pada kesempatan sama, Medical Science Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, menjelaskan komitmen Danone Indonesia menyebarluaskan panduan pola makan bergizi seimbang serta berbagai informasi mengenai nutrisi melalui edukasi. “Kami berkomitmen tinggi untuk membawa kesehatan bagi masyarakat Indonesia dan mendukung anak Indonesia untuk maju. Ambisi kami adalah untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan akses nutrisi sehingga anak Indonesia terhindar dari stunting dan anemia, serta menghadirkan hidrasi sehat,” pungkas dr. Ray. (X-8)
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Puasa justru menjadi momentum terbaik untuk terapi lambung karena organ pencernaan mendapatkan waktu istirahat.
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tahun ini, Imlek dirayakan berdekatan dengan bulan suci Ramadan, menghadirkan suasana kebersamaan dua tradisi besar, masyarakat Tionghoa dan umat Muslim.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Pengalaman menginap di Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada selama Ramadan terasa semakin lengkap dengan pelayanan khas brand Holiday Inn yang ramah keluarga.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved