Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Tabrakan Pesawat Air Canada dan Pemadam Kebakaran di Bandara LaGuardia Terungkap

Thalatie K Yani
25/3/2026 06:14
Tabrakan Pesawat Air Canada dan Pemadam Kebakaran di Bandara LaGuardia Terungkap
Sebuah jet Air Canada menabrak mobil pemadam kebakaran saat mendarat di Bandara LaGuardia. Dua pilot tewas dalam insiden yang mengungkap masalah beban kerja pengontrol udara.(AFP)

DUNIA penerbangan Amerika Serikat kembali berduka. Sebuah jet regional Air Canada flight 8646 mengalami kecelakaan fatal setelah menabrak mobil pemadam kebakaran di landasan pacu Bandara LaGuardia, New York. Insiden tragis ini mengakibatkan dua pilot muda, Antoine Forest dan Mackenzie Gunther, dinyatakan tewas.

Kecelakaan bermula pada Minggu malam ketika pesawat yang terbang dari Montreal tersebut bersiap mendarat di Runway 4 sekitar pukul 11:35 malam. Di saat yang sama, petugas pengontrol lalu lintas udara (ATC) tengah menangani situasi darurat pesawat United Airlines yang mengalami masalah teknis dan bau aneh di kabin.

Detik-Detik Mencekam di Landasan

Berdasarkan rekaman audio, petugas ATC sempat memberikan izin kepada kendaraan pemadam kebakaran untuk melintasi jalur yang sama dengan pesawat Air Canada. Meski pengontrol udara segera memerintahkan kendaraan tersebut untuk berhenti, instruksi itu datang terlambat.

"Berhenti, berhenti, berhenti, berhenti, berhenti, Truk Satu, berhenti, berhenti, berhenti!" teriak petugas ATC dalam rekaman tersebut.

Pesawat Air Canada yang baru saja menyentuh landasan melaju dengan kecepatan lebih dari 100 mph (160 km/jam) dan menghantam sisi truk pemadam. Benturan keras tersebut menghancurkan bagian hidung pesawat hingga sekitar 25-30 kaki bagian depan pesawat hilang.

Rebecca Liquori, seorang penumpang yang duduk di kursi darurat, menceritakan momen mengerikan tersebut. "Kami mengalami pendaratan yang sangat kasar. Terdengar suara gerinda saat pilot mencoba mengerem, lalu diikuti dentuman besar yang melemparkan kami dari kursi," tuturnya.

Pahlawan di Balik Kokpit

Meski memakan korban jiwa di pihak kru kokpit, aksi cepat pilot dalam melakukan pengereman dianggap telah mencegah korban jiwa yang lebih banyak. Analis keselamatan, David Soucie, menyebutkan jika pesawat menghantam bagian lain dari truk tersebut, bisa terjadi ledakan besar pada tangki bahan bakar.

"Para pilot menyelamatkan nyawa kami. Tindakan cepat mereka dalam mengerem memperlambat dampak benturan. Mereka adalah pahlawan," ujar Liquori dengan haru.

Sorotan Terhadap Beban Kerja ATC

Investigasi awal oleh National Transportation Safety Board (NTSB) kini menyoroti faktor teknologi dan beban kerja petugas ATC. Diketahui bahwa truk pemadam tersebut tidak memiliki transponder yang memungkinkan radar bandara melacak posisinya.

Selain itu, masalah kekurangan staf juga menjadi sorotan. Saat kejadian, hanya ada dua pengontrol yang bertugas di menara LaGuardia. Para ahli menyebut sistem penerbangan saat ini sedang "sesak" akibat kekurangan personel yang memaksa petugas bekerja lembur hingga 10 jam per shift selama enam hari seminggu.

Seorang petugas ATC yang terlibat tampak sangat terpukul dalam rekaman audio pasca-kejadian. "Aku tahu, aku mencoba menghubungi mereka. Kami sedang menangani keadaan darurat sebelumnya. Aku melakukan kesalahan," ungkapnya kepada pilot lain.

Investigasi mendalam diperkirakan akan memakan waktu hingga satu tahun untuk menentukan penyebab utama dari kecelakaan komersial paling mematikan di New York dalam beberapa dekade terakhir ini. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya