Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Tabrakan Air Canada di Bandara LaGuardia: 2 Pilot Tewas, Investigasi NTSB Dimulai

Thalatie K Yani
24/3/2026 04:22
Tabrakan Air Canada di Bandara LaGuardia: 2 Pilot Tewas, Investigasi NTSB Dimulai
Investigasi besar-besaran dilakukan setelah pesawat Air Canada bertabrakan dengan truk pemadam di Runway Bandara LaGuardia, New York. Dua pilot dilaporkan tewas.(NTSB)

TIM investigator dari National Transportation Safety Board (NTSB) mulai melakukan penyelidikan di lokasi landasan pacu Bandara LaGuardia, menyusul insiden maut yang melibatkan pesawat Air Canada dan sebuah kendaraan darurat pada Minggu malam. Kecelakaan tragis ini merenggut nyawa dua pilot dan menyebabkan puluhan orang lainnya luka-luka.

Hingga saat ini, puing-puing pesawat masih berada di landasan lokasi kejadian. Meski sempat ditutup total hingga memicu pembatalan ratusan penerbangan, pihak bandara kini telah beroperasi kembali dengan menggunakan satu landasan pacu tunggal.

Penyelidikan Menyeluruh

Federal Aviation Administration (FAA) dan Badan Keselamatan Transportasi Kanada diperkirakan akan segera bergabung dalam investigasi ini. Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, yang meninjau langsung lokasi kecelakaan, menyebut insiden ini sebagai kejadian yang "sangat menyedihkan" dan "meresahkan."

"Kami bekerja sepenuh hati untuk memastikan ketika orang-orang bepergian, baik melalui kereta api, mobil, atau udara, mereka bepergian dengan aman," ujar Duffy. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan sabuk pengaman, meskipun sejauh ini tidak ada bukti penumpang di pesawat tersebut tidak mengenakannya.

Administrator FAA, Bryan Bedford, mengungkapkan duka mendalam bagi kedua pilot yang tewas, yang ia gambarkan sebagai "pemuda di awal karier mereka." Bedford menambahkan jarak pandang saat kejadian mencapai 4 mil, yang secara teknis sangat mencukupi untuk pendaratan visual. Hal ini mengindikasikan faktor cuaca kemungkinan besar bukan penyebab utama tabrakan.

Kondisi Korban dan Dampak Operasional

Direktur Eksekutif Port Authority, Kathryn Garcia, mengonfirmasi dua petugas pemadam kebakaran yang terlibat dalam tabrakan tersebut diperkirakan akan pulih. Keduanya sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit New York Presbyterian.

"Keduanya dibawa ke Rumah Sakit New York Presbyterian. Kami memperkirakan satu orang akan dipulangkan sore ini dan yang lainnya akan tetap dirawat semalam untuk observasi," kata Garcia. Ia mencatat ini adalah kematian pertama yang terjadi di bandara tersebut dalam lebih dari 34 tahun.

Kendala di Lapangan

Gubernur New York, Kathy Hochul, menjanjikan kerja sama penuh dari pihak negara bagian dalam proses investigasi. Namun, ia juga menyoroti tekanan besar yang dihadapi pekerja bandara saat ini, terutama karena adanya masalah pendanaan federal di Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) yang menyebabkan banyak petugas TSA bekerja tanpa gaji.

Pihak FAA telah mengeluarkan pemberitahuan Runway 4 akan tetap ditutup hingga Jumat pukul 07.00 pagi. Mantan Direktur Pelaksana NTSB, Peter Goelz, memperkirakan tim ahli membutuhkan waktu setidaknya satu minggu atau lebih untuk membersihkan dan menganalisis puing-puing di lokasi kejadian. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya