Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membentuk koalisi internasional guna mengamankan Selat Hormuz sejauh ini belum membuahkan komitmen nyata. Meskipun ketegangan di jalur pengiriman energi utama dunia itu memicu lonjakan harga minyak global, negara-negara sekutu maupun mitra dagang utama cenderung bersikap pasif.
Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump mendesak negara-negara yang terdampak, termasuk Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris, untuk mengirimkan kapal perang mereka.
Tanggapan Dingin
Namun, respons global sejauh ini masih sangat terbatas. Juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di AS, Liu Pengyu, hanya menekankan tanggung jawab semua pihak untuk menjaga stabilitas pasokan energi tanpa menjanjikan pengerahan militer. Beijing lebih memilih jalur komunikasi untuk de-eskalasi situasi.
Di sisi lain, Teheran secara efektif telah memblokade jalur yang dilewati seperlima ekspor minyak global tersebut sebagai aksi balasan atas serangan udara AS dan Israel. Langkah ini sengaja dirancang untuk menekan ekonomi global dan posisi tawar Washington.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka bagi semua pihak, kecuali bagi AS dan sekutunya.
Ketidakpastian ini membuat pasar energi dunia terus bergejolak, sementara komunitas internasional tampak enggan terseret lebih jauh ke dalam konfrontasi militer langsung di perairan Teluk.
Setidaknya 10 kapal tanker dilaporkan menjadi sasaran serangan sejak pecahnya konflik pada 28 Februari lalu. Data tersebut dihimpun dari laporan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), Organisasi Maritim Internasional (IMO), serta otoritas Irak dan Iran. (Al-Jazeera/B-3)
Sebuah kapal tanker di lepas pantai Kuwait dilaporkan terkena ledakan besar yang memicu tumpahan minyak. Insiden ini menandai meluasnya serangan di Teluk Arab.
PERDANA Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengungkap kisah di balik keberhasilan kapal tanker Malaysia melintasi Selat Hormuz.
Ketegangan memuncak! Iran tantang balik ultimatum 48 jam Donald Trump. Simak peringatan keras dari Komandan Khatam al-Anbiya terkait ancaman "pintu neraka"
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
BERDASARKAN data yang dibagikan oleh MarineTraffic dan Kpler, tercatat ada 220 kapal melintasi Selat Hormuz yang dikuasai Iran. Disebutkan bahwa tidak ada penyebrangan kapal yang memuat LNG
Upaya negara-negara Arab untuk membuka kembali Selat Hormuz melalui jalur militer menemui jalan buntu di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Sejumlah kapal internasional mulai menembus Selat Hormuz di tengah situasi yang masih tegang. Milik negara mana saja yang berani melintasi daerah sensitif?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved