Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Mantan Dubes Kritik Sikap RI soal Venezuela, Dinilai Takut ke AS

mediaindonesia.com
05/1/2026 20:11
Mantan Dubes Kritik Sikap RI soal Venezuela, Dinilai Takut ke AS
Tangkapan layar(X.com)

MANTAN Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, mengkritik pernyataan Kementerian Luar Negeri RI terkait serangan Amerika Serikat ke Venezuela yang dinilai terlalu umum dan tidak secara tegas menyebut peran Washington dalam insiden tersebut.

Pernyataan Kemenlu RI sebelumnya menyampaikan keprihatinan atas serangan militer AS ke Venezuela dan menilai langkah itu berpotensi menjadi preseden buruk bagi tatanan internasional. Namun, menurut Dino, sikap tersebut belum mencerminkan posisi Indonesia sebagai negara dengan tradisi politik luar negeri bebas aktif.

'Saya heran membaca pernyataan @Kemlu_RI (tentang) Venezuela yg sangat standar dan sama sekali tidak menyebut Amerika Serikat. Sejak kapan kita sungkan/takut mengkritik kawan yg lakukan pelanggaran hukum internasional?' tulis Dino melalui akun media sosial X.

Ia juga menyoroti belum adanya pernyataan langsung dari Menteri Luar Negeri RI Sugiono di tengah reaksi global atas tindakan AS terhadap Venezuela. Menurut Dino, absennya sikap terbuka dari pimpinan diplomasi Indonesia menimbulkan pertanyaan di tingkat internasional.

'Kenapa Menlu @Menlu_RI Sugiono sampai sekarang tidak bersuara, padahal dunia menunggu pandangan Indonesia sbg pemain Global South yg penting,' lanjutnya.

Dino menilai situasi ini justru menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kepercayaan diri dan konsistensi dalam memperjuangkan prinsip hukum internasional dan kedaulatan negara, terlepas dari relasi kemitraan dengan negara besar.

'Ini momen Indonesia perlu percaya diri menunjukkan sikap, sama ketika kita dulu menentang invasi AS thdp Iraq,' ucap Dino.

Ia menegaskan, politik luar negeri bebas aktif tidak sekadar berarti menjaga hubungan baik dengan semua pihak, melainkan keberanian mengambil sikap ketika prinsip dasar dilanggar.

'Bebas aktif itu artinya BERANI berpendirian. Bermitra dgn AS, dan dgn negara manapun, tidak boleh menjadikan Indonesia negara penurut yg mengorbankan hal2 yg prinsipil.'

Serangan militer AS ke Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolás Maduro memicu kecaman dari sejumlah negara serta pakar hukum internasional yang menilai tindakan tersebut melanggar prinsip kedaulatan dan hukum internasional. Sejumlah negara di kawasan Amerika Latin dan Global South juga menyuarakan kekhawatiran atas preseden yang ditimbulkan oleh langkah unilateral tersebut.

Pemerintah Indonesia sejauh ini menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional, perlindungan warga sipil, serta penyelesaian. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya