Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Foto Kontroversial Andrew Mountbatten-Windsor Terungkap ke Publik

Thalatie K Yani
21/12/2025 04:20
Foto Kontroversial Andrew Mountbatten-Windsor Terungkap ke Publik
Departemen Kehakiman AS merilis ribuan dokumen Jeffrey Epstein. Termasuk foto Andrew Mountbatten-Windsor bersama sejumlah perempuan dan Ghislaine Maxwell.(Departemen Kehakiman AS)

DEPARTEMEN Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) resmi merilis ribuan dokumen terkait penyelidikan kasus predator seksual Jeffrey Epstein pada Jumat malam. Di antara ribuan berkas tersebut, muncul foto-foto kontroversial yang melibatkan Andrew Mountbatten-Windsor, yang kini semakin menyudutkan posisinya setelah pencopotan gelar kerajaan.

Salah satu foto yang paling mencuri perhatian memperlihatkan Andrew sedang berbaring di pangkuan beberapa perempuan. Dalam latar belakang foto tersebut, tampak Ghislaine Maxwell, terpidana perdagangan seks, sedang tersenyum ke arah mantan pangeran tersebut. Foto itu diduga diambil di ruang tamu Sandringham, perkebunan milik keluarga kerajaan di Norfolk.

Meskipun Andrew terlihat jauh lebih muda dalam foto tersebut, kemunculan bukti visual ini menambah beban pengawasan publik terhadap dirinya. Andrew secara konsisten membantah telah melakukan kesalahan atau tindakan ilegal apa pun.

Keterlibatan Nama Besar dan Redaksi Ketat

Perilisan dokumen ini merupakan mandat dari undang-undang yang disahkan Kongres AS, yang mewajibkan seluruh file dibuka paling lambat 19 Desember. Dokumen tersebut berisi foto-foto interior rumah Epstein, catatan perjalanan luar negeri, hingga dokumentasi yang melibatkan tokoh dunia seperti mantan Presiden AS Bill Clinton, Michael Jackson, hingga Andrew. Nama Presiden Donald Trump juga disebut, meski sangat minim.

Perlu ditekankan kemunculan nama atau foto seseorang dalam dokumen ini tidak serta merta menjadi bukti adanya tindak pidana. Banyak tokoh yang namanya tercantum, termasuk Donald Trump, telah membantah terlibat dalam aktivitas ilegal Epstein.

Selain Andrew, foto mantan istrinya, Sarah Ferguson, juga ditemukan dalam kumpulan berkas tersebut. Dalam dua foto yang beredar, wajah perempuan yang bersama Ferguson ditutupi oleh kotak hitam. Pihak perwakilan Ferguson memilih untuk tidak memberikan komentar terkait temuan ini.

Tekanan yang Tak Kunjung Usai

Masalah persahabatan Andrew dengan Epstein terus membayangi keluarga Kerajaan Inggris. Raja Inggris telah mencopot gelar pangeran milik adiknya tersebut menyusul tekanan publik yang intens. Andrew juga telah melepaskan gelar Duke of York dan diperkirakan akan segera pindah dari kediamannya di Royal Lodge, Windsor.

Awal tahun ini, terungkap melalui email bahwa Andrew menjalin kontak dengan Epstein lebih lama dari yang diakuinya sebelumnya. Selain itu, memoar Virginia Giuffre yang terbit Oktober lalu kembali menegaskan tuduhan bahwa dirinya dipaksa melakukan hubungan seksual dengan Andrew saat masih remaja. Andrew telah berulang kali membantah klaim tersebut dengan tegas.

Hingga saat ini, Andrew juga belum menanggapi permintaan dari Partai Demokrat di Kongres AS untuk memberikan kesaksian di depan komite yang menyelidiki aktivitas Epstein.

Di sisi lain, sensor ketat (redaksi) dalam dokumen ini menuai kritik dari Partai Demokrat karena dinilai melanggar transparansi. Namun, pihak Gedung Putih dan Departemen Kehakiman menyatakan bahwa sensor tersebut dilakukan semata-mata untuk melindungi identitas para korban. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik