Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG pujian bagi para warga sipil pemberani yang menghadapi pelaku serangan di Pantai Bondi, Minggu lalu, kembali bergulir setelah sebuah rekaman video terbaru beredar di platform media sosial Tiongkok.
Video tersebut, seperti dilansir ABC News, Selasa (16/12), memperlihatkan seorang warga sipil kedua yang tak teridentifikasi--dijuluki ‘pria berbaju ungu’--turut berkonfrontasi langsung dengan salah satu teroris bersenjata.
Kemunculan rekaman ini menambah daftar kisah heroik di tengah tragedi yang telah merenggut nyawa dan meninggalkan luka mendalam.
Video yang diverifikasi oleh ABC News ini berasal dari platform Xiaohongshu (RedNote) dan dilaporkan direkam dari dalam mobil di dekat lokasi insiden. Dalam narasi yang menyertai unggahan, sang pengemudi mengaku tengah mencari tempat parkir tak lama setelah mengantar anggota keluarganya ke pantai.
Rekaman tersebut menunjukkan momen genting ketika warga sipil tak bersenjata tersebut dan pelaku penembakan terlibat pergumulan sengit. Keduanya terlihat jatuh dari trotoar hingga ke badan jalan. Dalam konfrontasi itu, ‘pria berbaju ungu’ sempat terlihat memegang senjata api pelaku selama beberapa detik sebelum kembali terjatuh.
Seorang saksi mata yang meminta identitasnya dirahasiakan mengonfirmasi momen dramatis tersebut kepada ABC News. Ia melihat pria itu berlari langsung ke arah penyerang saat tembakan mulai terdengar.
"Saya melihat bubuk mesiu dan orang-orang berteriak, berlarian ke jalan. Saya melihat yang kini dikenal sebagai 'pria berbaju ungu' melompat ke arah (penembak)," ujar saksi tersebut. "Suami saya melihatnya mencoba merebut senapan dari tangannya."
Saksi tersebut menegaskan, tindakan warga sipil itu merupakan aksi kepahlawanan murni. "Dia bisa saja melakukan hal sebaliknya seperti yang dilakukan orang lain, tetapi ia langsung mendatangi pria itu karena tahu ada tembakan yang dilepaskan," tambahnya.
Meskipun identitas sosok kedua ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang, perhatian publik sebelumnya telah tercurah pada Ahmed Al Ahmed, pemilik toko tembakau (sebelumnya disebut sebagai pemilik tokoh buah) kelahiran Suriah. Ahmed menderita luka tembak parah (empat hingga lima kali di bahu) saat berusaha menghentikan salah satu teroris.
Atas tindakan luar biasanya, Ahmed telah menerima kunjungan kehormatan dari Perdana Menteri Anthony Albanese dan Perdana Menteri New South Wales (NSW) Chris Minns di rumah sakit. Saat ini, ia dijadwalkan menjalani operasi lanjutan.
Juru bicara Polisi NSW menyatakan bahwa mereka belum dapat memberikan konfirmasi publik mengenai identitas maupun kondisi kesehatan ‘pria berbaju ungu’ tersebut.
"Tidak ada informasi yang akan diberikan sampai para korban diidentifikasi secara resmi, jadi kami tidak dapat mengonfirmasi," kata juru bicara kepada ABC.
Sementara itu, informasi lebih lanjut terkait motif penyerangan mulai terkuak. Kepolisian dalam konferensi pers mengonfirmasi ditemukannya dua bendera ISIS buatan sendiri di dalam kendaraan yang digunakan pelaku. (B-3)
Parlemen Australia meloloskan UU pengetatan senjata api dan program buyback nasional menyusul penembakan maut di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang.
Pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, resmi didakwa atas 59 pelanggaran berat, termasuk pembunuhan dan tindak terorisme.
PEMAKAMAN bagi sebagian korban tewas dalam penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, digelar Rabu (17/12). Kepolisian setempat resmi mengajukan dakwaan pembunuhan pada pelaku
Penembakan massal paling mematikan di Australia dalam hampir tiga dekade terjadi di Pantai Bondi, Sydney, lokasi ikonik yang selama ini identik dengan wisata dan rekreasi.
SEORANG warga sipil Australia bernama Ahmed al Ahmed menuai pujian. Sebab tanpa memikirkan nyawa, ia berani melucuti senjata pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney. Ini sosok Ahmed
PM Australia Anthony Albanese menepis tudingan PM Israel Benjamin Netanyahu bahwa pengakuan Australia terhadap negara Palestina terkait dengan serangan yang dianggap antisemit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved