Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pria Muslim Selamatkan Warga Yahudi saat Peristiwa Maut di Pantai Bondi

Ferdian Ananda Majni
15/12/2025 14:18
Pria Muslim Selamatkan Warga Yahudi saat Peristiwa Maut di Pantai Bondi
Ilustrasi(Xinhua)

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengirimkan surat kepada Perdana Menteri Australia Anthony Albanese yang berisi peringatan bahwa keputusan Canberra mengakui Negara Palestina dinilai telah memperburuk situasi dan memicu meningkatnya api antisemitisme.

Netanyahu mengaitkan kebijakan tersebut dengan meningkatnya kebencian dan kekerasan terhadap komunitas Yahudi, termasuk insiden penembakan yang terjadi saat perayaan Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney, pada Minggu (14/12).

Dalam surat yang disebut telah dikirim sejak Agustus lalu, Netanyahu mengeklaim dirinya telah memperingatkan pemerintah Australia bahwa pengakuan terhadap Negara Palestina akan semakin mengancam keselamatan warga Yahudi dan mendorong sentimen kebencian.

Ia bahkan menilai kepemimpinan Albanese sebagai bentuk kelemahan yang berkelanjutan. Netanyahu menyebut sang PM telah mengganti kelemahan dengan kelemahan dan sikap lunak dengan sikap lunak yang lebih besar.

"Pemerintah Anda tidak melakukan apa pun untuk menghentikan penyebaran antisemitisme di Australia. Anda tidak melakukan apa pun untuk mengekang sel-sel kanker yang tumbuh di dalam negara Anda," tulis Netanyahu dalam surat tersebut.

"Anda tidak mengambil tindakan apa pun. Anda membiarkan penyakit itu menyebar dan hasilnya adalah serangan mengerikan terhadap orang Yahudi yang kita saksikan hari ini," lanjutnya.

Menanggapi pernyataan keras Netanyahu, Albanese dalam konferensi pers pada Senin (15/12), sehari setelah insiden penembakan di Pantai Bondi, memilih tidak menjawab secara langsung. Ia menekankan pentingnya persatuan nasional di tengah situasi sensitif tersebut.

"Ini adalah momen untuk persatuan nasional. Ini adalah momen bagi warga Australia untuk bersatu. Dan itulah yang akan kita lakukan," kata Albanese.

Sebelumnya, Netanyahu juga menyampaikan pujian terhadap seorang warga sipil yang berhasil melumpuhkan pelaku penembakan dalam insiden tersebut. Ia memberikan penghormatan khusus kepada seorang warga muslim yang dinilai telah mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa.

Ia menyebut sosok itu sebagai seorang pria Muslim pemberani yang telah menyelamatkan orang-orang Yahudi tidak bersalah.

"Namun saat ini kami mengkhawatirkan rakyat kami, keselamatan kami, dan kami tidak akan tinggal diam. Kami melawan mereka yang mencoba memusnahkan kami," ujar Netanyahu.

Warga Muslim Australia bernama Ahmed Al Ahmed kemudian diketahui sebagai sosok yang dipuji tersebut. Pria berusia 43 tahun itu dianggap sebagai pahlawan setelah berhasil menggagalkan salah satu pelaku penembakan.

Aksi heroik Ahmed terekam dalam video amatir berdurasi sekitar 16 detik yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, ia terlihat menyergap pelaku berpakaian hitam yang melepaskan tembakan di area parkir.

Warganet pun membanjiri media sosial dengan pujian atas keberanian Ahmed, menyebutnya sebagai pahlawan yang bertindak cepat dan berani di tengah situasi berbahaya. (CNN/Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya