Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Gempa 7,5 M Guncang Aomori, KBRI Tokyo Imbau WNI Tingkatkan Kesiapsiagaan

Basuki Eka Purnama
09/12/2025 08:57
Gempa 7,5 M Guncang Aomori, KBRI Tokyo Imbau WNI Tingkatkan Kesiapsiagaan
Konferensi pers gempa Jepang.(AFP/STR /JIJI PRESS)

KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Jepang untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul gempa bumi kuat berkekuatan 7,5 magnitudo yang mengguncang Prefektur Aomori. Gempa ini terjadi pada Senin malam waktu setempat.

Gempa tercatat berpusat di lepas pantai timur Prefektur Aomori pada pukul 23.15 waktu setempat. Badan terkait mencatat kedalaman gempa berada di 54 kilometer.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah pada Selasa (9/12), KBRI Tokyo menekankan bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang kerap terjadi di Jepang, sehingga WNI diminta untuk menghadapi situasi ini dengan tenang namun penuh kewaspadaan.

Fokus pada Kesiapsiagaan Darurat

KBRI mengingatkan WNI di seluruh wilayah Jepang untuk terus memantau perkembangan situasi melalui berbagai kanal media nasional dan mengikuti setiap arahan yang dikeluarkan oleh otoritas setempat.

Imbauan utama yang ditekankan adalah terkait langkah-langkah kesiapsiagaan darurat. WNI diimbau untuk:

  • Mempelajari dan mengetahui rute evakuasi terdekat dari tempat tinggal atau lokasi kerja masing-masing.
  • Menyiapkan tas darurat (survival kit) yang berisi perlengkapan esensial.
  • Menyiapkan dokumen-dokumen penting.
  • Menyediakan uang tunai secukupnya.
  • Laporan dan Koordinasi dengan Otoritas Jepang

Hingga Selasa (9/12) pagi pukul 08.30 waktu setempat, KBRI Tokyo memastikan bahwa pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya WNI yang menjadi korban atau terdampak langsung akibat gempa tersebut.

Sementara itu, otoritas Jepang telah mengambil langkah cepat. Gugus Tugas pada Crisis Management Center kantor perdana menteri Jepang telah diaktifkan untuk memantau situasi secara intensif. 

Cabinet Office dan Japan Meteorological Agency (JMA) juga telah mengeluarkan peringatan kewaspadaan terkait potensi terjadinya gempa susulan.

Hotline Darurat WNI

Untuk WNI yang menghadapi situasi dan kondisi darurat, KBRI Tokyo menyediakan jalur komunikasi darurat yang dapat dihubungi segera:

  • Hotline KBRI Tokyo: +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419
  • KJRI Osaka:+81-80-3113-1003 (Ant/Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya