Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Penggembalaan Rusa Kutub Bantu Hutan Boreal Tetap Simpan Karbon

Inqilaf Nur Aprilla
20/9/2025 10:13
Penggembalaan Rusa Kutub Bantu Hutan Boreal Tetap Simpan Karbon
Ilustrasi Rusa Kutub Hutan Boreal.(Dok. Freepik)

MUSIM dingin di belahan bumi utara kini datang lebih lambat dan mencair lebih cepat. Perubahan ini berpotensi mengubah cara hutan boreal menyerap karbon dari udara.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa rusa kutub berperan menahan dampak perubahan musim dingin. Kawanan rusa yang merumput membantu menjaga keseimbangan karbon.

Penelitian Lapangan di Finlandia

Para peneliti Universitas Oulu melakukan eksperimen di Oulanka dan Kevo, Finlandia. Mereka membandingkan area terbuka untuk rusa dan area yang ditutup selama puluhan tahun. 

Eksperimen dilakukan dari 2019 hingga 2023, mereka mengatur salju di beberapa petak, membuat lapisan tebal dan tipis. Tujuannya untuk melihat pengaruh salju terhadap pelepasan karbon musim panas.

Mengapa Salju Itu Penting untuk Karbon?

Hutan utara menyimpan sekitar sepertiga karbon di seluruh hutan dunia. Salju mengatur suhu dan kelembapan tanah, yang memengaruhi mikroba pengurai karbon.

Lapisan salju yang tebal melindungi tanah, sedangkan salju yang tipis membuat pelepasan karbon meningkat. Kondisi ini terus berpengaruh hingga musim panas.

Pengaruh Pengembalaan Rusa Kutub

Rusa memangkas lumut dan mengubah lapisan bawah tanah. Aktivitas ini membantu menjaga pelepasan karbon tetap stabil.

Di area yang lama dilarang digembalakan, kedalaman salju berpengaruh besar. Namun, di area digembalakan, karbon tetap stabil meski salju berubah.

Penggembalaan membantu menjaga fungsi hutan sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati. Hewan ini memengaruhi pertumbuhan bibit pohon dan fotosintesis.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa penggembalaan rusa kutub dapat menyangga fungsi ekosistem, seperti pertukaran karbon, dalam kondisi iklim yang berubah,” ujar penulis senior Maria Väisänen, seorang peneliti pascadoktoral di Oulu.

Hutan Boreal Lebih Tahan Perubahan

Noora Kantola, seorang mahasiswa PhD di Oulu mengatakan hutan konifer utara cukup tahan terhadap perubahan musim dingin jangka pendek.

Di Kevo, lumut yang tumbuh selama puluhan tahun memengaruhi suhu dan kelembapan tanah. Akibatnya, salju tipis meningkatkan pelepasan karbon secara lebih signifikan.

Penelitian menunjukkan salju dan rusa sama-sama memengaruhi karbon di hutan. Rusa membantu mengurangi dampak musim dingin yang berubah-ubah.

Di area dengan lumut tebal tanpa rusa, salju tipis bisa membuat pelepasan karbon lebih banyak. Di area digembalakan, perubahan ini jauh lebih sedikit.

Penelitian ini bagian dari proyek EcoClimate yang meneliti salju di hutan utara. Kehadiran rusa penting supaya hutan tetap bisa menyimpan karbon dengan baik. (earth.com/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
  • Cagub Ridwan Kamil Mengaku Pro Reklamasi

    30/9/2024 06:41

    CALON gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK) mendukung program reklamasi karena wilayah utara bakal jadi masa depan Jakarta.

  • Norwegia: Banyak Gunung, Cerita Rakyat, Main Ski

    07/9/2024 13:41

    KERAJAAN Norwegia ialah negara paling barat di semenanjung Skandinavia. Sebagian besar terdiri dari daerah pegunungan. Hampir seluruh penduduknya tinggal di selatan, sekitar ibu kota, Oslo.