Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG demonstrasi yang berujung kekerasan di Nepal belakangan ini dinilai memiliki kemiripan dengan gejolak besar Arab Spring yang mengguncang Timur Tengah lebih dari satu dekade lalu.
Namun, menurut pakar hubungan internasional Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Teuku Rezasyah, kondisi saat ini berbeda karena banyak pemerintah telah belajar dari pengalaman tersebut.
"Semua pemerintah telah belajar dari tragedi Arab Spring di masa lalu. Dimana rakyat dengan mudahnya digiring oleh berbagai kelompok kepentingan dari dalam dan luar negeri," kata Rezasyah kepada Media Indonesia, Kamis (11/9).
Menurutnya, tujuan dari gerakan seperti itu adalah mendorong masyarakat agar merongrong dan meruntuhkan pemerintahan mereka sendiri. Ia mengingatkan, saat Arab Spring terjadi, banyak pemerintah tidak memahami skenario tersebut sehingga tidak memiliki referensi untuk menghadapinya.
"Hasil dari Arab Spring tersebut adalah pemerintahan yang runtuh dan euforia masyarakat yang tidak mampu mengelola bangsa mereka sendiri. Akibatnya, muncullah pemerintahan yang tidak lebih baik dari yang sebelumnya dan juga tergantung pada restu pihak asing," paparnya.
Meski situasi di beberapa negara Asia, termasuk Filipina, Malaysia dan Indonesia juga tengah memanas, Rezasyah menilai banyak pemerintah kini lebih siap.
"Saat ini keadaan sangatlah berbeda. Karena banyak pemerintah telah mengambil hikmah dari kedahsyatan Arab Spring. Sehingga meningkatkan sistem pengawasan dalam negeri secara lebih baik," ucapnya.
Namun ia menekankan, perkembangan teknologi informasi membuat kritik terhadap pemerintah lebih mudah dilakukan.
"Dalam masa keterbukaan informasi dan kecerdasan buatan saat ini, sangatlah mudah mengkritisi berbagai titik lemah dalam sebuah pemerintahan. Bukan saja kualitas kebijakan pemerintah, namun juga kombinasi individu di dalamnya yang dianggap memperlambat proses kebijakan yang baik dan berbasis tata kelola," ungkap Rezasyah.
Secara khusus mengenai Nepal, Prof Rezasyah menilai krisis yang terjadi terutama dipicu faktor domestik.
"Untuk Nepal khususnya, saya pikir penyebab krisis ini adalah dari dalam negeri sendiri. Ketidakmampuan pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar rakyat mereka sendiri," pungkasnya. (I-3)
Otoritas Nepal resmi menghapus sistem deposit sampah di Gunung Everest karena dinilai gagal. Kini, pendaki akan dikenakan biaya pembersihan non-refund.
Tujuh warga Italia hilang di Nepal setelah longsoran salju menerjang kawasan Dolma Khang di pegunungan Himalaya. Tiga pendaki lainnya telah dipastikan tewas.
Longsor salju menerjang kawasan pegunungan Himalaya di Nepal dan menewaskan tiga pendaki, termasuk warga Prancis. Empat lainnya masih hilang.
Banding Nepal itu diajukan setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang dinilai tidak memenuhi syarat untuk memperkuat timnas.
AKSI massa yang digerakkan generasi muda di Nepal berujung pada jatuhnya pemerintahan setelah gelombang protes berlangsung pekan lalu.
Adanya dugaan upaya sistematis Amerika Serikat (AS) untuk membentuk ulang lanskap politik Nepal.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
MAHASISWA Fakultas Hukum mengajukan uji materiil Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP baru ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Aksi protes pendukung Manchster United ini dijadwalkan berlangsung sebelum laga kandang melawan Fulham pada 1 Februari mendatang.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Demo buruh itu menolak upah minimum provinsi atau UMP Jakarta 2026 sebesar Rp 5,7 juta. Masyarakat diimbau menghindari kawasan monas
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak kalangan buruh untuk duduk bersama menyikapi perbedaan pandangan terkait penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP DKI Jakarta 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved