Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan pada Minggu (17/8) bahwa Kyiv tidak akan menyerahkan wilayah apa pun kepada Moskow, meskipun spekulasi internasional mengenai kemungkinan negosiasi perdamaian berbasis pertukaran wilayah semakin menguat.
"Konstitusi Ukraina tidak memungkinkan penyerahan wilayah atau perdagangan tanah," kata Zelensky dalam konferensi pers bersama Komisi Eropa seperti dikutip Fox News, Senin (18/8).
Dia menekankan bahwa Rusia selama 12 tahun terakhir berulang kali gagal merebut seluruh kawasan Donbas di timur Ukraina, yang meliputi oblast Donetsk dan Luhansk, wilayah penting dengan industri batu bara dan baja sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
Zelensky menilai persoalan wilayah hanya dapat dibicarakan langsung oleh para pemimpin Ukraina dan Rusia dengan melibatkan Amerika Serikat.
"Karena isu teritorial ini sangat penting, isu ini seharusnya hanya dibahas oleh para pemimpin Ukraina dan Rusia dalam (perundingan) trilateral dengan Ukraina, Amerika Serikat, dan Rusia," sebutnya.
Namun, dia mengakui belum ada sinyal dari Moskow mengenai kesediaan menghadiri pertemuan semacam itu. Pernyataan ini mendapat dukungan dari Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
"Sehubungan dengan masalah teritorial apa pun di Ukraina, posisi kami jelas, perbatasan internasional tidak dapat diubah dengan paksa," katanya.
"Ini adalah keputusan yang harus dibuat oleh Ukraina dan Ukraina sendiri dan keputusan ini tidak dapat diambil tanpa Ukraina di meja perundingan," tambah von der Leyen.
Pernyataan kedua pemimpin itu muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Presiden AS Donald Trump di Alaska, Jumat lalu.
Dalam pertemuan itu, Putin memaparkan syarat mengakhiri perang, termasuk tuntutan menguasai sebagian wilayah timur Ukraina.
Trump kemudian memberi sinyal bahwa Zelensky sebaiknya mempertimbangkan kesepakatan tersebut karena Rusia adalah kekuatan yang sangat besar sementara Ukraina tidak.
Namun, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menepis anggapan bahwa Trump akan memaksa Kyiv menyerahkan wilayahnya.
"Presiden telah mengatakan bahwa dalam hal wilayah, ini adalah hal-hal yang harus diputuskan oleh Zelensky," kata Rubio kepada Maria Bartiromo di acara Sunday Morning Futures di Fox News.
"Yang coba dilakukan presiden di sini hanyalah mempersempit isu-isu yang terbuka," ujarnya.
Dia menekankan bahwa setiap kesepakatan damai harus melibatkan konsesi dari kedua belah pihak.
"Jika satu pihak mendapatkan semua yang mereka inginkan, itu bukan kesepakatan damai. Itu disebut menyerah. Dan saya rasa ini bukan perang yang akan segera berakhir atas dasar menyerah," lanjutnya.
Zelensky sendiri berharap pertemuan berikutnya dengan para sekutu Eropa dan Presiden Trump bisa menghasilkan kemajuan. Dia menilai momen itu berpotensi lebih produktif dibandingkan pertemuan sengit sebelumnya di Gedung Putih pada Februari lalu. (I-2)
Vladimir Putin tegaskan dukungan deeskalasi cepat di Timur Tengah kepada Masoud Pezeshkian. Bahas dampak serangan AS-Israel dan bantuan kemanusiaan Rusia.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
Empat tahun perang Rusia-Ukraina mengubah warga sipil menjadi prajurit.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan Presiden Rusia Vladimir Putin gagal mencapai target invasinya, dalam masa empat tahun perang Rusia-Ukraina.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Ukraina hantam pabrik rudal balistik Rusia di Votkinsk via drone. Sementara itu, serangan Rusia di Kharkiv tewaskan dua polisi saat proses evakuasi warga sipil.
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved