Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Australia, Anthony Albanese mengumumkan bahwa negaranya akan secara resmi mengakui kedaulatan Palestina pada September mendatang, bersamaan dengan pertemuan Majelis Umum PBB di New York.
"Solusi dua negara adalah harapan terbaik umat manusia untuk memutus siklus kekerasan di Timur Tengah dan mengakhiri konflik, penderitaan dan kelaparan di Gaza," katanya seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (12/8).
Langkah ini mengikuti rencana serupa dari Kanada, Prancis dan Inggris yang juga bersiap memberi pengakuan resmi bulan depan, sejalan dengan mayoritas negara anggota PBB yang telah melakukannya.
Duta Besar Israel untuk Australia, Amir Maimon, menyatakan penolakan tegas terhadap tindakan pengakuan tersebut.
"Kami menolak pengakuan tersebut, pengakuan sepihak,” katanya kepada ABC.
Presiden Israel, Isaac Herzog, juga mengecam keputusan itu dan menyebutnya sebagai hadiah bagi Hamas atas serangan 7 Oktober 2023.
Di dalam negeri, Partai Liberal yang beroposisi menilai langkah ini membuat Australia berseberangan dengan Amerika Serikat.
"Terlepas dari pernyataannya hari ini, kenyataannya Anthony Albanese telah berkomitmen kepada Australia untuk mengakui Palestina sementara para sandera masih berada di terowongan di bawah Gaza dan Hamas masih mengendalikan penduduk Gaza," kata pemimpinnya, Sussan Ley.
Partai Hijau Australia menyambut pengakuan ini, tetapi menganggapnya belum cukup.
"Jutaan warga Australia telah turun ke jalan, termasuk 300.000 orang di Sydney akhir pekan lalu, menuntut sanksi dan penghentian perdagangan senjata dengan Israel. Pemerintah Albania masih mengabaikan seruan ini," kata Senator David Shoebridge.
Jaringan Advokasi Palestina Australia (APAN) menilai langkah ini sebagai kedok politik yang tidak menghentikan genosida dan apartheid Israel.
Albanese menjelaskan bahwa pengakuan tersebut didasari komitmen dari Otoritas Palestina (PA) untuk mengakui hak Israel hidup damai, berkomitmen pada demiliterisasi dan menyelenggarakan pemilu.
Dia menyebutnya sebagai kesempatan untuk mewujudkan hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Palestina dengan cara yang mengisolasi Hamas, melucuti senjatanya dan mengusirnya dari wilayah tersebut untuk selamanya. (H-3)
Skandal sensor melanda Adelaide Festival setelah Dr. Randa Abdel-Fattah dilarang tampil. Sebanyak 180 penulis, termasuk Jacinda Ardern, mundur sebagai bentuk protes.
Negara bagian Victoria, Australia, tetapkan status darurat akibat kebakaran hutan hebat. Satu orang tewas dan ratusan rumah hancur saat api melahap lahan seluas dua kali London.
Sungai tertua di dunia masih menjadi perdebatan, tetapi secara umum disepakati sebagai Sungai Finke , yang juga dikenal sebagai Larapinta oleh masyarakat adat di Australia.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Australia saat ini membutuhkan banyak guru Bahasa Indonesia.
Apple Watch resmi mendapat persetujuan regulator medis Australia untuk mengaktifkan fitur deteksi hipertensi. Meski demikian, Apple belum mengumumkan jadwal peluncurannya.
PM Anthony Albanese umumkan langkah tegas lawan antisemitisme pasca-tragedi Bondi. Pemerintah Australia akan sasar pengkhotbah kebencian dan perketat aturan visa.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
Event ini mencari bakat anak remaja menjadi konten kreator di era digital yang peduli pada peristiwa genosida di Gaza, Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved