Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
INSTITUT Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengeluarkan peringatan tsunami pada Rabu (30/7) untuk wilayah pesisir yang menghadap Samudra Pasifik. Peringatan tersebut menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,8 yang terjadi di lepas pantai timur Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Phivolcs mengimbau warga yang tinggal di dekat garis pantai di sejumlah provinsi untuk segera bergerak lebih jauh ke daratan. Menurut perkiraan, gelombang yang akan tiba ke pesisir Filipina ketinggiannya kurang dari 1 meter.
“Berdasarkan hasil perhitungan magnitudo yang telah direvisi dan model gelombang tsunami dari Pacific Tsunami Warning Center, wilayah pesisir Filipina yang menghadap Samudra Pasifik diperkirakan akan mengalami gelombang tsunami dengan ketinggian kurang dari satu meter,” kata Phivolcs dalam pernyataan resminya.
Kapan Gelombang Tsunami Tiba?
Gelombang tsunami pertama diperkirakan akan tiba antara pukul 13.20 hingga 14.40 waktu Filipina, yang merupakan 1 jam lebih awal dari Indonesia. Gelombang pertama disebut belum tentu yang terbesar dan bisa terus menyusul selama beberapa jam
Lembaga tersebut juga mengingatkan para pemilik kapal di pelabuhan, muara, atau perairan dangkal di wilayah terdampak untuk segera mengamankan kapal dan menjauh dari garis pantai.
Sementara itu, kapal-kapal yang sudah berada di laut disarankan tetap berada di perairan dalam dan menjauhi pantai selama periode peringatan tsunami berlangsung.
Dalam peringatannya, Phivolcs meminta masyarakat di sejumlah provinsi untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gelombang laut yang tidak biasa.
Daerah-daerah tersebut meliputi Kepulauan Batanes, Cagayan, Isabela, Aurora, Quezon, Camarines Norte, Camarines Sur, Albay, Sorsogon, Catanduanes, Samar Utara, Samar Timur, Leyte, Leyte Selatan, Kepulauan Dinagat, Surigao del Norte, Surigao del Sur, Davao del Norte, Davao Oriental, Davao Occidental, Davao del Sur, dan Davao de Oro. (M-1)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved