Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk kedua kalinya dalam waktu 24 jam di Gedung Putih. Mereka membahas peluang tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.
Pertemuan mendadak tersebut berlangsung pada Selasa (8/7) malam selama lebih dari satu jam dan digelar secara tertutup, tanpa kehadiran media. Diskusi ini berlangsung di tengah laporan terbaru bahwa sedikitnya 95 warga Palestina tewas akibat serangan militer Israel di Gaza.
Sebelumnya, Trump dan Netanyahu juga sempat mengadakan pertemuan pada Senin malam saat makan malam di Gedung Putih, dalam rangka kunjungan ketiga Netanyahu ke Amerika Serikat sejak Trump memulai masa jabatan keduanya pada 20 Januari.
Menjelang pertemuan hari Selasa (8/7), Trump menyatakan bahwa pembahasan akan difokuskan hampir sepenuhnya pada konflik Gaza.
"Kita harus menyelesaikannya. Gaza adalah tragedi, dan ia ingin menyelesaikannya, dan saya ingin menyelesaikannya, dan saya pikir pihak lain juga menginginkannya," ujarnya seperti dikutip Al Jazeera, Rabu (9/7).
Namun demikian, reporter Al Jazeera Mike Hanna, yang melaporkan dari Washington, DC, menyampaikan bahwa informasi dari pertemuan tersebut sangat minim.
"Namun fakta bahwa pertemuan itu sangat tertutup, tidak ada pernyataan yang jelas tentang apa yang dibahas," sebutnya.
Menurutnya pertemuan itu hanya berlangsung lebih dari satu jam dan menunjukkan adanya hambatan, atau sesuatu yang mengaburkan posisi optimistis yang telah diambil kedua pemimpin selama 24 jam terakhir.
Namun demikian, beberapa saat sebelum pertemuan, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, menyebut bahwa kesepakatan gencatan senjata di Gaza hampir tercapai dan diharapkan selesai pada akhir pekan ini.
Dia menambahkan bahwa dari empat isu yang sebelumnya menghambat kesepakatan, kini hanya tersisa satu.
"Kami berharap pada akhir minggu ini, akan mencapai kesepakatan yang akan membawa kami ke gencatan senjata 60 hari. Sepuluh sandera yang masih hidup akan dibebaskan. Sembilan korban tewas akan dibebaskan," ujar Witkoff dalam rapat Kabinet Trump.
Namun, dalam pernyataannya setelah itu di hadapan ketua DPR dari Partai Republik, Netanyahu menegaskan bahwa operasi militer Israel di Gaza belum selesai.
Dia menyebut bahwa para negosiator memang sedang bekerja menuju gencatan senjata, tetapi tugas utama Israel masih harus diselesaikan.
"Kami masih harus menyelesaikan pekerjaan di Gaza, membebaskan semua sandera kami, melenyapkan dan menghancurkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas," pungkas Netanyahu. (Fer/I-1)
Militer AS kembali meluncurkan serangan mematikan terhadap kapal terduga pengedar narkoba di Samudra Pasifik. Korban tewas dalam operasi ini mencapai 121 orang.
Ghislaine Maxwell menolak menjawab pertanyaan Komite Pengawas DPR AS terkait skandal Jeffrey Epstein. Ia justru gunakan momen ini untuk mengincar pengampunan.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
BINTANG global asal Puerto Rico, Bad Bunny, sukses menyulap panggung Super Bowl 2026 di California menjadi pesta jalanan raksasa.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
Taipan media Jimmy Lai dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan keamanan nasional. Dunia internasional kini menanti langkah Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved