Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Albania Edi Rama pada Senin (27/1) membantah laporan media Israel yang mengeklaim bahwa pemerintahannya tengah berdiskusi dengan AS tentang kemungkinan menerima hingga 100 ribu warga Palestina dari Gaza.
"Sudah lama saya tidak mendengar berita palsu seperti itu dan akhir-akhir ini banyak sekali berita palsu! Itu sama sekali tidak benar," tulis Rama di X.
Pemimpin Albania itu menyampaikan penghormatan dan solidaritas penuh kepada rakyat Gaza, yang telah menderita akibat perang yang mengerikan di tengah tahun kedua genosida di Gaza.
Namun, dia menegaskan bahwa Albania tidak diminta oleh siapa pun untuk menerima pengungsi, dan bahkan "tidak mempertimbangkan kemungkinan untuk mengambil alih tanggung jawab semacam itu."
Rama menyoroti persahabatan erat Albania dengan Israel, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, dan rakyat Palestina, yang negaranya telah diakui Albania sejak lama.
Dia menegaskan bahwa Albania, sebagai negara Eropa, tidak berlokasi di Timur Tengah, dan tidak dapat berbuat lebih banyak daripada negara-negara Eropa lainnya dalam hal itu.
"Namun, kami berharap dan berdoa agar rakyat Palestina diberi kesempatan untuk hidup di negara mereka sendiri, sebagai orang-orang bebas di bawah pemerintahan yang demokratis, dan agar Hamas tidak akan pernah lagi dapat menyakiti Israel -- atau, yang terutama, rakyat Palestina sendiri," katanya.
Sebelumnya, media Israel melaporkan bahwa Israel memandang usulan Presiden AS Donald Trump agar Yordania dan Mesir menerima pengungsi Palestina sebagai sesuatu yang tidak realistis, sehingga mendorong Washington untuk mengeksplorasi pilihan lain, termasuk Albania.
Laporan itu muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza. (Ant/I-2)
Albania memperkenalkan seorang menteri berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Diella
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Taufan Eko Nugroho Rotorasiko menyoroti bagaimana kecerdasan buatan (AI) mengubah lanskap media.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dengan sinergi dan kolaborasi tersebut, Kemendikdasmen berharap komunikasi publik di bidang pendidikan dapat semakin kuat dan konstruktif.
Dari 100 perusahaan percetakan yang berfokus pada penerbitan media, kini hanya tersisa 30, sebagian besar terafiliasi pada bisnis media.
Corporate Social Responsibility (CSR) telah menjadi salah satu pilar penting dalam aktivitas perusahaan modern, masih dianggap sebagai urusan perusahaan bukan urusan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved