Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
KANTOR Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) mengumumkan telah menyelesaikan tindakan terhadap tarif produk Tiongkok setelah peninjauan hukum selama empat tahun. Tarif akan naik hingga 25% pada baterai kendaraan listrik dan non-listrik lithium-ion, mineral penting, baja dan aluminium, mulai 27 September.
"Kenaikan tarif yang ditetapkan hari ini akan menargetkan kebijakan dan praktik merugikan Republik Rakyat Tiongkok yang terus berdampak pada pekerja dan bisnis Amerika," kata Duta Besar USTR Katherine Tai dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu, Sabtu (14/9).
Tarif akan meningkat hingga 100% untuk kendaraan listrik dan hingga 50% untuk sel surya, menurut USTR. Tarif akan dinaikkan hingga tidak kurang dari 50% untuk jarum suntik dan jarum suntik, dan tidak kurang dari 25% untuk masker wajah dan sarung tangan medis.
USTR mengatakan modifikasi yang diusulkan yang diumumkan pada Mei sebagian besar diadopsi, dengan beberapa pembaruan untuk memperkuat tindakan guna melindungi bisnis dan pekerja Amerika dari praktik perdagangan tidak adil Tiongkok setelah meninjau lebih dari 1.100 komentar dari publik.
"Tindakan ini menggarisbawahi komitmen Pemerintah Biden-Harris untuk membela pekerja dan bisnis Amerika dalam menghadapi praktik perdagangan yang tidak adil," pungkasnya. (I-2)
Industri tekstil nasional tengah mengalami tekanan berat disebabkan massifnya impor produk jadi dari Tiongkok sehingga mengganggu daya saing industri.
SAAT ini industri merek lokal terutama pada bidang kecantikan sedang mengalami fenomena local brand winter atau periode kecenderungan penurunan merek lokal.
Tarif Trump jadi cara menghukum New Delhi yang tetap membeli minyak dari Rusia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana menaikkan tarif tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan bagi warga luar Jakarta dan wisatawan asing.
DANY Rodrick, seorang guru besar dan ekonom terkenal dari International Political Economy at Harvard Kennedy School
Kebijakan tarif terbaru ini dijadwalkan mulai berlaku pada 7 Agustus 2025.
Kebijakan Donald Trump ini akan berlaku mulai 7 Agustus dan bertujuan mengubah sistem perdagangan internasional demi kepentingan ekonomi nasional Amerika Serikat.
Kebijakan tarif tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved