Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI medis internasional Doctors Without Borders (Médecins Sans Frontières/MSF) membagikan rekaman audio yang "mengharukan" dari seorang dokter di Tal as-Sultan – lokasi pembantaian, Minggu.
"Kami takut untuk diri kami sendiri, untuk anak-anak kami," katanya, menambahkan bahwa "tidak ada tempat yang aman di sini setelah apa yang terjadi dengan pembakaran tenda."
Pada Minggu, pasukan Israel membom kamp tenda yang menampung warga Palestina yang mengungsi di zona aman yang ditentukan, menewaskan setidaknya 45 orang.
Baca juga : Israel Tembak Siapa Pun yang Coba Tinggalkan Rumah Sakit
Situasi di Rafah sangat "mengenaskan," menurut seorang dokter yang saat ini bekerja di kota Gaza bagian selatan.
"Sepanjang malam, kami tidak bisa tidur," kata Jaber.
"Sepanjang malam kami mendengar bentrokan, pemboman, dan suara roket. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ada bentrokan di dua lokasi berbeda di daerah Tal al-Sultan, di utara dan selatan," kata Jaber.
"Kami terpaksa tinggal di tenda di mana kami akan terpapar panas dan pasir. Kami harus berjuang untuk mendapatkan air setiap hari; baik air bersih maupun air asin; layanan dasar yang dibutuhkan setiap manusia untuk tetap hidup. Situasinya sangat mengenaskan," tambah Jaber. (Aljazeera/CNN/Z-3)
Profil Praka Farizal Romadhon, prajurit TNI yang gugur saat misi UNIFIL di Libanon. Simak kronologi, keluarga, dan kisah pengabdiannya.
Ia menyebut jumlah tersebut setara dengan “ratusan bus sekolah yang dipenuhi anak-anak yang melarikan diri demi keselamatan mereka setiap 24 jam.”
Eskalasi di Libanon meningkat setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke pinggiran Beirut dan menangkap dua anggota pasukan komando Hizbullah.
Macron sebelumnya menyatakan di media sosial bahwa ia telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump dan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani.
Tewasnya Ali Larijani dalam serangan udara Israel memperdalam krisis kepemimpinan di Iran. Simak dampaknya terhadap nasib perang dan gejolak domestik Teheran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Israel menerima dua jenazah sandera dari Gaza melalui Palang Merah. Pemerintah menegaskan penyeberangan Rafah akan tetap ditutup sampai seluruh sandera dikembalikan.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan bahwa fase kedua gencatan senjata di Jalur Gaza telah dimulai.
Israel memangkas separuh bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menunda pembukaan perbatasan Rafah dengan Mesir.
Menteri Pertahanan Israel mengusulkan pemindahan massal warga Gaza ke kamp tertutup di Rafah.
SEDIKITNYA 30 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 150 lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (1/6).
Truk kontainer bantuan kemanusiaan ini dikirim melalui Rafah, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved