Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA diminta melakukan langkah konkret terhadap dukungan ke Palestina dan tak sekadar omon-omon. Langkah konkret itu bisa digulirkan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Ada saatnya Indonesia ini tidak hanya omon-omon saja gitu, minta ke jalur PBB lewat Jenewa, Komisi Dewan HAM, ataupun resolusi Dewan Keamanan atau pun resolusi sidang umum majelis umum PBB," kata mantan Diplomat Kementerian Luar Negeri RI Ple Priatna dalam program Crosscheck by Medcom.id, Minggu, 5 Mei 2024.
Ple memahami bahwa langkah Indonesia akan menemui tantangan. Khususnya dari Amerika Serikat (AS) yang memiliki hak veto dan membela Israel.
Baca juga : Butuh Puluhan Tahun untuk Kembali Membangun Gaza
"Kalau soal efektivitasnya memang semua lembaga yang di situ ada Amerika, pasti orang terlibat akan ditekan oleh kekuatan Amerika," ujar Ple.
Dia mendorong upaya lewat Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag, Belanda. Meskipun Indonesia bukan anggota ICC.
"Bahkan Dubes Palestina di Jakarta pernah mengimbau cobalah Indonesia bisa menggugat lewat ICC misalnya, LSM atau kelompok yang lain menggugat situ. Dianggap pada awalnya adalah bisa memberikan sebuah keadilan dan sebuah pertolongan kepada Palestina," ucap Ple.
Baca juga : AS Ingin Gencatan Senjata Sementara di Gaza, Hamas Ogah
Media Israel melaporkan, pemerintah telah menerima indikasi dari pejabat hukum bahwa ICC sedang mempertimbangkan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pejabat senior. Penangkapan ini akan termasuk dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
ICC saat ini sedang menyelidiki tindakan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki. Kasus ICC ini terpisah dari kasus-kasus lain yang diajukan terhadap Israel di Mahkamah Internasional, termasuk kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan yang menuduh Israel melakukan genosida di Gaza.
Selain Netanyahu, penyelidikan ICC dapat menyebabkan surat perintah penangkapan dikeluarkan untuk Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Kepala Staf Herzi Halevi.
(Z-9)
PEMERINTAH Indonesia menegaskan rencana pengerahan hingga 8.000 personel TNI ke Gaza akan sepenuhnya berfokus pada misi kemanusiaan, bukan operasi tempur.
Upaya diplomatik global belakangan lebih banyak digerakkan oleh kepemimpinan Amerika Serikat dibandingkan forum internasional.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Serangan Rusia di Bogodukhiv, Ukraina, tewaskan 4 warga sipil termasuk 3 balita. Tragedi ini terjadi di tengah upaya negosiasi damai di Abu Dhabi.
Program undian ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Menlu Palestina Varsen Shaheen di Munich tegaskan perdamaian mustahil jika Israel terus langgar hukum internasional dan aneksasi wilayah. Simak laporannya.
Donald Trump umumkan Dewan Perdamaian (BoP) siapkan US$5 miliar atau Rp84 triliun dan pasukan stabilisasi untuk rekonstruksi Gaza. Cek detail rencana besarnya.
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas mendesak agar seluruh hambatan yang iberlakukan Israel segera dicabut demi memastikan pelaksanaan tahap kedua gencatan senjata di Gaza
Update terbaru Gaza hari ini: 11 warga tewas akibat serangan udara Israel di Jabalia dan Khan Yunis. Cek detail pelanggaran Garis Kuning dan data korban terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved