Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DONALD Trump, setelah kekalahan dalam pemilihan ulangnya tahun 2020 di negara bagian AS Michigan, bersekongkol untuk menyebut dirinya sebagai pemenang oleh para "elektor" yang disebut palsu. Namun tidak seperti mereka, Trump tidak didakwa atas suatu kejahatan, kata seorang pejabat, Rabu.
Kasus ini mirip dengan yang terjadi di negara bagian selatan Georgia - negara bagian kunci lain dalam kemenangan pemilihan Joe Biden - di mana Trump dan beberapa orang lain menghadapi tuduhan pidana.
Skema "elektor palsu" tersebut juga disebutkan oleh Penasihat Khusus Jack Smith dalam kasus subversi pemilihan federal yang diajukan terhadap Trump di Washington.
Baca juga : Joe Biden Kecam Donald Trump saat Kampanye di Tempat Kelahirannya
Para elektor - perwakilan dari kandidat pemenang di setiap negara bagian - menandatangani dokumen resmi yang dikirim ke Kongres setelah pemilihan presiden.
Meskipun kalah di Michigan tahun 2020, perwakilan Trump tetap menandatangani dokumen yang menyatakan dia telah memenangkan negara bagian tersebut.
Pada Juli 2023, jaksa agung negara bagian tersebut membawa tuduhan terhadap 16 orang tersebut.
Baca juga : Sidang Pidana Penyuapan Bersejarah Donald Trump Akan Dimulai di New York
Lima belas orang telah menyatakan tidak bersalah, sementara satu orang setuju untuk berkerjasama dengan jaksa dalam pertukaran atas penarikan dakwaan terhadap dirinya.
Seorang penyelidik dalam kasus tersebut memberikan kesaksian, Rabu dalam sebuah sidang pendahuluan bahwa, selain dari 16 orang yang didakwa, ada beberapa orang lain yang berpartisipasi dalam peristiwa tersebut tetapi belum didakwa.
Ketika ditanya apakah rekan-rekan konspirator termasuk Trump dan beberapa rekan kerjanya, Agen Khusus Howard Shock menjawab "Iya," melaporkan media lokal.
Baca juga : Bintang Porno, Presiden, dan Pembayaran Uang Tutup Mulut
Rekan kerja lainnya termasuk kepala staf Trump saat itu, Mark Meadows, serta Rudy Giuliani, mantan walikota New York yang bekerja untuk kampanye Trump.
Keduanya juga telah didakwa dalam kasus Georgia.
Menurut tradisi peradilan Amerika, nama-nama konspirator biasanya tidak diungkapkan kepada publik jika mereka tidak didakwa atas suatu kejahatan.
Menurut jaksa agung, seorang Demokrat terpilih, ke-16 terdakwa bertemu secara rahasia di ruang bawah tanah markas besar Partai Republik negara bagian tersebut untuk menandatangani dokumen di mana mereka menyatakan bahwa mereka adalah elektor sah Michigan. (AFP/Z-3)
ANCAMAN perdagangan Trump terhadap pemerintah Eropa terkait Greenland meningkatkan kemungkinan bahwa pemerintah Eropa akan mengurangi kepemilikan aset AS mereka.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
SERUAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kian gencar agar AS merebut atau memperoleh Greenland memicu gelombang kritik baru, termasuk dari kalangan Partai Republik sendiri.
PENTAGON di bawah Donald Trump menginstruksikan sekitar 1.500 personel militer aktif yang bermarkas di Alaska untuk bersiaga menghadapi kemungkinan penugasan ke Minnesota,
Mantan Ibu Negara Pantai Gading, Simone Gbagbo mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu Oktober mendatang.
Korea Selatan menggelar pemilu presiden mendadak setelah krisis politik akibat darurat militer oleh mantan Presiden Yoon Suk Yeol.
Wali Kota Warsawa Rafal Trzaskowski meraih kemenangan tipis dalam pemilihan presiden Polandia, menurut hasil jajak pendapat saat pemungutan suara berakhir.
Korea Selatan akan menggelar pemilu presiden pada 3 Juni 2025, setelah Mahkamah Konstitusi resmi mencopot Yoon Suk Yeol dari jabatan presiden akibat deklarasi darurat militer.
MAHKAMAH Konstitusi mengambil putusan cemerlang, memperkuat demokrasi dengan memulihkan makna kedaulatan rakyat.
Tidak hanya partai politik, tetapi juga masyarakat yang akan memilih dalam hal pemilihan presiden dan wakil presiden tentunya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved