Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri tengah mengumpulkan semua informasi mengenai tuduhan keterlibatan seorang insinyur Indonesia dalam kasus terkait proyek bersama pesawat tempur KF-21 dengan Korean Aerospace Industry (KAI).
"Saat ini sedang mengumpulkan semua informasi mengenai tuduhan keterlibatan seorang insinyur Indonesia dalam kasus terkait proyek bersama pesawat tempur KF-21 dengan KAI," bunyi pernyataan Kemenlu merespons tuduhan terhadap insinyur Indonesia yang diduga mencuri teknologi jet tempur KF-21 Korea Selatan, Senin (5/2).
Kemenlu RI menambahkan bahwa Kedutaan Besar RI (KBRI) Seoul telah berkomunikasi dengan Kemenlu Korea dan institusi Korea dalam mendalami lebih jauh kasus tersebut. "KBRI Seoul juga telah berkomunikasi langsung dengan insinyur Indonesia tersebut dan memastikan bahwa yang bersangkutan saat ini tidak ditahan," sebutnya.
Baca juga : Indonesia Dalami Dugaan Insinyur yang Dituduh Curi Teknologi Korsel
Kemenlu RI menegaskan bahwa teknisi Indonesia telah terlibat dalam proyek bersama ini sejak 2016 dan sudah mengetahui prosedur kerja serta aturan yang berlaku. "Proyek KF-21 adalah proyek strategis bagi Indonesia maupun Korea Selatan. Kedua negara akan mengelola berbagai masalah yang muncul dalam kerja sama ini sebaik mungkin," tambah pernyataan tersebut.
Terkini, insinyur asal Indonesia ditahan sementara untuk menjalani proses penyelidikan tim investigasi dari Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) dan Komando Kontra Intelijen Pertahanan (DCC).
"Investigasi bersama yang terdiri dari lembaga-lembaga terkait, termasuk Badan Intelijen Nasional, tengah melakukan penyelidikan untuk mengusut pencurian data teknologi KF-2 yang dilakukan insinyur Indonesia," kata seorang pejabat DAPA melansir Korea Times.
Baca juga : Kemenlu RI Sebut Polisi AS Selidiki Penyerangan pada 2 Remaja WNI
DAPA merilis laporan bahwa insinyur Indonesia melakukan pencurian informasi teknologi pembuatan jet tempur canggih KF-21 dan menyimpan data tersebut di USB. Insinyur yang dituduh mencuri teknologi KF-2 merupakan cendekiawan Indonesia yang ditugaskan ke Korea Aerospace Industries (KAI) untuk membantu Korsel dalam mengembangkan teknologi jet tempur KF-21 yang akan diproduksi pada akhir 2024 dan diluncurkan pada 2025.
Pengembangan teknologi ini merupakan proyek strategis antara Indonesia dan Korea Selatan. Indonesia telah setuju menanggung 20% dari total biaya proyek atau sekitar 1,7 triliun won atau US$1,3 miliar. Pembayaran tersebut harus diselesaikan Indonesia hingga 2026.
Melalui kesepakatan itu, Indonesia memperoleh delapan jet tempur KF-21 Boramae yang kini telah memasuki tahap Engineering Manufacture Development (EMD). Namun sejak 2019 pemerintah RI baru bisa melunasi 227,2 miliar won dan masih memiliki bayaran tunggakan sekitar satu triliun won akibat kekurangan anggaran. (Z-2)
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved