Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AZERBAIJAN akan menggelar pemilihan kepemimpinan mendadak, dengan Presiden Ilham Aliyev yang siap untuk mendapatkan masa jabatan kelima berkat popularitasnya yang meningkat setelah kemenangan telak pasukannya melawan pemberontak separatis Armenia.
Aliyev, yang dielu-elukan setelah pasukannya merebut kembali wilayah Nagorno-Karabakh pada September, telah menyatakan pemilihan ini akan menandai awal era baru bagi negaranya.
Operasi kilat tersebut memaksa seluruh populasi etnis Armenia, yang berjumlah lebih dari 100.000 orang, melarikan diri ke Armenia. Meskipun mendapat kritik dari Barat, Aliyev menolak perundingan perdamaian dengan Armenia dan menuduh Prancis memperkeruh situasi di kawasan Kaukasus.
Baca juga : Azerbaijan Umumkan Kondisi 'Tercipta' untuk Perjanjian Perdamaian dengan Armenia
Meskipun pemilu ini dipanggil setahun lebih awal dari jadwal, oposisi utama negara ini memboikotnya, mengklaim bahwa tidak ada kondisi untuk pemilu yang bebas dan adil.
Meskipun pendukung memuji Aliyev karena mengubah Azerbaijan menjadi pemasok energi yang berkembang bagi Eropa, kritikus menuduhnya menghancurkan oposisi dan menyensor media independen.
Analisis independen menyebutkan atmosfer pemilu di Azerbaijan ditandai ketidaksetaraan besar yang mendukung Aliyev, serta eliminasi lawan potensial melalui represi. Pengamat memperkirakan hasil pemilu ini sudah dapat diprediksi, dengan Aliyev memiliki keunggulan yang besar.
Baca juga : Baku Tembak Masih Terjadi di Nagorno-Karabakh
Presiden Aliyev, yang pertama kali terpilih pada 2003, telah memerintah Azerbaijan selama beberapa masa jabatan, dengan kritik pemilihan sebelumnya diwarnai tuduhan kecurangan. Ia juga melakukan amandemen konstitusi pada 2009 dan 2016 untuk memperpanjang masa jabatan presiden.
Pemilihan ini akan dimonitor oleh pengamat dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), dengan hasil sementara diperkirakan akan diumumkan beberapa jam setelah pemungutan suara berakhir pada pukul 15:00 GMT. (AFP/Z-3)
Baca juga : Armenia : Lebih dari 100 Ribu Orang Tinggalkan Nagorno-karabakh
Simak kronologi lengkap serangan drone di Bandara Internasional Nakhchivan Azerbaijan (5 Maret 2026) yang memicu ketegangan tinggi di wilayah Kaukasus.
IRAN menyebut bahwa Israel di balik serangan drone terhadap Azerbaijan. Kantor berita Iran, IRNA melaporkan Israel memiliki riwayat melakukan operasi semacam itu untuk timbulkan perpecahan
Menlu Iran Abbas Araghchi bantah serang Azerbaijan. Ia tuding Israel dalangi serangan drone di Bandara Nakhchivan untuk merusak hubungan Teheran dengan tetangga.
Seperti yang kami laporkan sebelumnya, pemerintah Azerbaijan mengatakan dua drone dari Iran mendarat di wilayah Nakhchivan, salah satunya mengenai gedung bandara.
Azerbaijan kecam serangan drone Iran yang hantam Bandara Internasional Nakhchivan. Dua orang terluka dalam serangan ke fasilitas sipil tersebut. Baku ancam balas dendam.
Putin mengatakan kepada Aliyev bahwa dua rudal antipesawat Rusia meledak beberapa meter dari sebuah pesawat penumpang Azerbaijan Airlines, menewaskan 38 orang di dalamnya.
Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, mengonfirmasi Armenia akan keluar dari aliansi militer yang dipimpin Rusia, CSTO.
Rusia, setelah empat tahun penugasan di Nagorno-Karabakh, telah secara diam-diam menarik pasukannya dari wilayah tersebut.
Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, berhasil meraih masa jabatan kelima secara beruntun dalam pemilihan presiden yang diselenggarakan pada Rabu.
Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, mengumumkan bahwa kondisi nyata telah tercipta untuk penandatanganan perjanjian perdamaian dengan Armenia.
Pasukan Rusia dan Azerbaijan mendapatkan serangan dari penembak jitu di Nagorno-Karabakh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved