Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pengungsi yang berlindung di rumah sakit terbesar di Jalur Gaza, Al-Shifa, merasa putus asa. Mereka merasa tidak ada lagi tempat yang aman di Jalur Gaza sekalipun fasilitas yang katanya dilindungi hukum internasional dan hukum perikemanusiaan internasional.
Israel terus membombardir Jalur Gaza termasuk ke RS, masjid, gereja, kamp pengungsian, dan sekolah. Seorang warga Palestina yang berlindung di rumah sakit tersebut, Jumat (10/11), mengatakan ia merasa terkepung.
Itu ketika fasilitas tersebut dikepung oleh pertempuran antara tentara Israel dan militan Hamas.
Baca juga: Pangeran Mohammed bin Salman Kecam Agresi Israel ke Jalur Gaza
"Kami membutuhkan bantuan dari komunitas internasional, banyak orang meninggal di sini karena kurangnya pengobatan,” kata Atef, yang mengungsi di rumah sakit Al-Shifa di Kota Gaza, dikelilingi pasien yang menggunakan troli.
Rumah sakit tersebut diserang pada Jumat (10/11) oleh pasukan Israel, kata direktur fasilitas tersebut dan pemerintah Hamas di Jalur Gaza, dengan jumlah korban tewas mencapai 13 orang.
Militer Israel membantah mengebom rumah sakit. Hanane, warga Gaza, yang putrinya yang terluka dirawat di Shifa, mengatakan dengan setiap ledakan, putrinya mulai gemetar.
Baca juga: 9 Produk yang Ramai Diboikot karena Dukung Agresi Israel ke Palestina
"Gadis itu terluka dalam pengeboman antrian di luar toko roti", kata Hanane.
Dia bertanya-tanya bagaimana caranya bergabung dengan seluruh keluarganya yang telah melarikan diri ke selatan di mana pertempuran tidak terlalu intens.
Di halaman RS Al-Shifa, ledakan ledakan bergema di sekitar Mohammed Rihane saat dia berjalan dengan kruk karena kakinya yang terluka.
“Orang-orang sekarat, tercabik-cabik di jalanan dan kita tidak bisa mencari mereka,” katanya.
Militer Israel mengatakan pasukannya berada di jantung Kota Gaza, memerangi Hamas, yang menurut mereka menggunakan RS sebagai pusat komando dan kendali serta tempat persembunyian, sebuah taktik yang dibantah oleh kelompok tersebut.
Menghadapi kemajuan pasukan Israel dan pengeboman, puluhan ribu penduduk Gaza mencari perlindungan di rumah sakit di seluruh kota, yang merupakan rumah bagi hampir 600 ribu orang sebelum perang.
Pertempuran juga merambah rumah sakit lain di Kota Gaza, kata saksi mata dan pejabat pemerintah Hamas.
Di rumah sakit Al-Rantisi, seorang gadis muda yang putus asa berkata, "Tank Israel mengepung kami dari semua sisi. Kami diminta segera meninggalkan rumah sakit, namun tidak ada Palang Merah maupun siapa pun yang dapat menjamin keluarnya warga sipil dengan aman,” katanya.
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan penembak jitu Israel menembaki rumah sakit Al-Quds, Jumat (10/11), menewaskan satu orang dan melukai 28 lainnya, mayoritas anak-anak.
Militer Israel mengatakan kepada AFP bahwa mereka tidak akan mengomentari serangan itu karena dapat membahayakan pasukan.
Kampanye Israel telah menewaskan lebih dari 11 ribu orang di Jalur Gaza, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, menurut kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.
Perang meletus ketika pasukan Hamas menyerbu melintasi perbatasan dari Gaza ke Israel selatan dalam serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menewaskan sekitar 1.200 orang, menurut jumlah korban terbaru dari para pejabat Israel.
Setelah lima minggu perang, Komite Palang Merah Internasional memperingatkan bahwa sistem kesehatan Gaza telah mencapai titik yang tidak dapat kembali lagi. Sehingga kondisi ini membahayakan nyawa ribuan pasien dan petugas medis.
Rumah Sakit Rantisi terpaksa menghentikan operasinya, kata ICRC, sementara Rumah Sakit Al-Nasser termasuk di antara yang mengalami kerusakan parah.
“Aturan perang sudah jelas. Rumah sakit adalah fasilitas yang dilindungi secara khusus berdasarkan hukum kemanusiaan internasional,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan.
Ratusan ribu orang diperkirakan masih tinggal di bagian utara wilayah Palestina, termasuk Kota Gaza, sementara secara keseluruhan PBB mengatakan hampir 1,6 juta orang telah mengungsi akibat perang.
Di Al-Shifa, Direktur Mohammad Abu Salmiya mengatakan semua rumah sakit di Kota Gaza menjadi sasaran oleh militer Israel.
“Kami tidak menyangka akan melihat rumah sakit dibom pada tahun 2023. Kami tidak bisa mengungsi, karena kami memiliki lebih dari 60 pasien dalam perawatan intensif, lebih dari 50 bayi di inkubator, lebih dari 500 pasien menjalani cuci darah,” katanya sambil terlihat jelas. kelelahan dalam pakaian birunya. (AFP/Z-1)
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved