Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIBET mengecam Tiongkok karena memasukkan Arunachal Pradesh dan Aksai Chin ke dalam peta barunya. Anggota Parlemen Tibet yang Terasing (Tibetan Parliament-in-Exile), Dawa Tsering, pun menyebut Tiongkok adalah pihak tidak akan pernah bisa dipercaya.
Pemerintah Tiongkok telah merilis peta standar edisi baru tahun ini pada 28 Agustus lalu yang menunjukkan Arunachal Pradesh dan Aksai Chin sebagai bagian dari wilayah mereka. Arunachal Pradesh yang diklaim Tiongkok sebagai Tibet Selatan dan Aksai Chin yang didudukinya dalam perang 1962 sebagai bagian dari wilayahnya.
"Tiongkok selalu mengatakan bahwa mereka ingin berteman dengan Anda, namun kebencian Tiongkok tersembunyi di balik pembicaraan manisnya. Jangan pernah mempercayai Tiongkok dan para pemimpinnya, karena mereka tidak akan pernah bisa menjadi teman siapa pun," kata Tsering kepada kantor berita India, ANI.
Baca juga: Tiongkok Dituduh Bertindak Diskriminatif terhadap Perempuan Tibet
Tsering juga mendesak, semua negara di Asia Selatan untuk menentang kebijakan ekspansionis Tiongkok yang dipandangnya adalah sesuatu yang terkutuk.
Anggota parlemen Tibet lainnya yang hidup terasing Yeshi Dolma, menyebut tindakan Tiongkok perihal peta baru bersifat provokatif. Dolma mengatakan bahwa Tiongkok sepertinya ingin memprovokasi India menjelang KTT G20 bulan depan.
"Tiongkok secara ilegal telah menginvasi Tibet pada 1959 dan sekarang mereka mencoba merambah perbatasan negara tetangganya, India," kata Dolma.
Sebuah delegasi yang terdiri dari 11 anggota parlemen Tibet di pengasingan sedang melakukan tur ke India. Mereka mengunjungi para pemimpin dan intelektual dari berbagai negara bagian untuk menyadarkan mereka tentang situasi di Tibet.
Di Jammu, India, mereka juga bertemu analis strategis, Rakesh Sharma, yang juga menyatakan pendapatnya mengenai kebijakan ekspansionis Tiongkok dan menyebut peta standar Tiongkok yang baru benar-benar salah.
"Tiongkok adalah negara ekspansionis, dan contoh pertamanya adalah Tibet yang merupakan kerajaan merdeka dan direbut oleh Tiongkok pada tahun 1950. Setelah itu Tiongkok mulai menyebar ke mana-mana, dan mereka juga datang ke Aksai Chin. Sekarang mereka menancapkan cengkeramannya ke seluruh wilayah Taiwan," kata Sharma.
Baca juga: Centris: Indonesia Sepatutnya Mendorong Kemerdekaan untuk Tibet
"(Peta) ini sepenuhnya salah. Semua catatan sejarah menunjukkan bahwa Aksai Chin dan Arunachal Pradesh beserta garis keturunan McMahon, telah diberikan kepada India," ujar Sharma.
Peta tersebut juga menetapkan klaim atas Taiwan dan Laut China Selatan yang disengketakan. Peta tersebut juga memasukkan sembilan garis putus-putus (nine dash line) yang menegaskan klaim Tiongkok atas sebagian besar Laut China Selatan. Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam sama-sama mengeklaim sebagian dari wilayah Laut China Selatan.
Peta terbaru Tiongkok dirilis Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok saat perayaan Hari Publisitas Survei dan Pemetaan dan Pekan Publisitas Kesadaran Pemetaan Nasional di Kabupaten Deqing, provinsi Zhejiang, menurut surat kabar China Daily. (Z-6)
TIONGKOK memulai pembangunan bendungan raksasa di Sungai Yarlung Zangbo, Tibet, hingga membuat khawatir sejumlah negara seperti Bangladesh dan India.
Foto satelit NASA memperlihatkan sungai Yarlung Zangbo di Tibet dengan pola anyaman yang terus berubah setiap tahun.
Sebanyak 580 pendaki berhasil dievakuasi dengan selamat setelah terjebak badai salju parah di lereng timur Gunung Everest, Tibet.
Badai salju hebat melanda lereng timur Gunung Everest di Tibet, menjebak hampir 1.000 pendaki di ketinggian 4.900 meter.
TIM penyelamat yang dikerahkan oleh Pemerintah Tiongkok menghadapi kondisi suhu yang membeku saat mereka mencari korban selamat di antara reruntuhan.
Pada Selasa pagi, gempa berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang Tibet, menyebabkan lebih dari 120 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.
Video PETA ungkap dugaan penganiayaan gajah untuk pariwisata di Bali. Aktivis minta pemerintah bertindak tegas agar citra pariwisata tidak rusak.
Selama dua minggu pertama, pemain Valorant akan kehilangan 50% lebih sedikit RR jika kalah di Corrode, tetapi tetap mendapatkan 100% RR jika menang.
Pelajari arti simbol peta & legenda! Navigasi lebih mudah, pahami informasi geografis dengan akurat. Temukan rahasia membaca peta!
Google Maps telah menjadi alat penting bagi banyak bisnis untuk meningkatkan visibilitas online mereka.
Google Maps adalah salah satu aplikasi navigasi paling populer di dunia yang membantu pengguna menemukan lokasi, arah, dan informasi penting lainnya.
Sebuah satelit canggih yang baru saja diluncurkan telah berhasil menghasilkan peta dasar laut Bumi yang lebih rinci dari sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved