Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KUASA hukum Donald Trump, Kamis (17/8), meminta sidang atas dakwaan bahwa mantan Presiden Amerika Serikat (AS) itu berusaha menggagalkan hasil Pemilu 2020, digelar pada April 2026, jauh setelah pemilihan presiden AS pada tahun depan.
Permintaan itu disampaikan setelah jaksa Jack Smith meminta agar sidang terhadap Trump itu digelar pada 2 Januari.
Dakwaan berupaya menggagalkan pemilu merupakan satu dari empat dakwaan kriminal yang dihadapi Trump saat dia berusaha kembali mencalonkan diri sebagai Presiden AS.
Baca juga: Trump Klaim Kantongi Bukti Kecurangan Pemilu
"Publik ingin mendapatkan keadilan dan pengadilan yang adil bukan terburu-buru mengambil keputusan," ungkap kuasa hukum Trump.
Mereka beralasan banyaknya dokumen dalam kasus itu akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk diproses.
"Dengan asumsi kita memulai pemeriksaan dokumen pada hari ini, kita akan butuh untuk membaca 99.762 halaman per hari agar selesai saat pemerintah mengusulkan tanggal pemilihan juri," kata kuasa hukum Trump.
Baca juga: Dakwaan di Georgia, Bahaya Besar bagi Trump
"Itu sama saja dengan seluruh halaman buku War and Peace karangan Tolstoy diaca 78 kali per hari setiap hari," lanjut mereka.
Hakim Tanya Chutkan akan memutuskan kapan sidang Trump akan digelar pada 28 Agustus mendatang.
"Pemerintah menginginkan sidang digelar pada 2 Januari karena mewakili kesempatan terdakwa untuk membela diri dan menyiapkan pembelaan serta perhatian besar publik agar masalah ini segera diselesaikan," tegas Smith.
Kasus upaya menggagalkan Pemilu merupakan yang paling serius dari empat dakwaan kriminal terhadap Trump, yang juga mencakup pembayaran uang tutup mulut kepada seorang bintang porno sebelum Pemilu 2016.
Pemerintah AS juga menuding Trump menyembunyikan dokumen rahasia yang dibawanya dari Gedung Putih setelah dia kalah dari pemilu, termasuk rencana militer dan rahasia nuklir. (AFP/Z-1)
Donald Trump menyebut tahun pertama masa jabatan keduanya paling sukses. Ia juga kembali menyinggung isu Greenland dan mengecilkan peran Hadiah Nobel.
Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif besar pada wine Prancis jika Macron menolak gabung 'Board of Peace'. Trump juga konfirmasi undangan untuk Putin.
Sejumlah anggota parlemen Inggris mengusulkan boikot Piala Dunia dan pembatalan kunjungan kenegaraan Raja Charles ke AS sebagai respons atas tindakan Donald Trump terkait Greenland.
Denmark menambah jumlah pasukan militer di Greenland menyusul ancaman tarif dari Donald Trump. NATO dan Uni Eropa tegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.
Tiga kardinal AS mengeluarkan pernyataan bersama yang jarang terjadi, menyerukan kebijakan luar negeri bermoral dan menolak perang sebagai instrumen kepentingan nasional.
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved