Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah jadwal penerbangan di Kepulauan Okinawa, Jepang, dibatalkan, sejak Selasa (1/8). Pemerintah setempat juga mengimbau puluhan ribu warga untuk meninggalkan rumah mereka. Semua langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi kedatangan Topan Khanun.
Topan Khanun diramalkan membawa ancaman hujan deras dan angin kencang di Negeri Sakura hingga Kamis (3/8) mendatang. Penduduk di prefektur tropis itu disarankan mengungsi karena badai dapat membahayakan jiwa.
Di kota Naha saja, Khanun bergerak perlahan ke barat laut, dan diperkirakan dapat berdampak kepada setidaknya 20 ribu orang. Hingga Selasa (1/8) siang waktu setempat, Bandara Naha masih ditutup, dan seluruh jadwal penerbangan dari dan menuju daerah tersebut dibatalkan.
Baca juga: BMKG: Kekeringan Berpotensi Melanda Seluruh Wilayah Indonesia
Laporan saluran televisi Asahi menyebutkan pembatalan ini berimbas pada 900 penerbangan, baik domestik maupun internasional. Sedikitnya 180 milimeter curah hujan akan turun di Okinawa pada Rabu (2/8) tengah hari ini. Beberapa wilayah lain di Jepang juga diperkirakan akan dilanda cuaca buruk.
Tokyo dan daerah sekitarnya bahkan harus mengalami pemadaman listrik yang merdampak pada hampir 15 ribu rumah tangga. Itu dilakukan setelah badai petir bergerak mencapai daerah tersebut. (NHK/Z-11)
Baca juga: Korban Tewas Topan Doksuri di Filipina Jadi Enam Orang
Pemerintah Korea Selatan mengevakuasi lebih dari 14 ribu orang dan menutup sekolah yang terlanda topan Khanun.
Ratusan penerbangan dibatalkan karena ancaman badai tropis Khanun yang bergerak ke arah pantai selatan Jepang menuju Korea Selatan.
Di Korea Selatan, Badai Khanun diperkirakan terjadi Kamis (10/8). Hampir 80 penerbangan di 10 bandara dan puluhan layanan feri, dihentikan.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved