Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa (UE) sedang memetakan potensi risiko keamanan ekonomi dalam upaya melawan Rusia dan Tiongkok.
Invasi Rusia ke Ukraina menjadi pelajaran berharga. Pasalnya, mereka terlambat menyadari betapa Uni Eropa terlalu bergantung pada energi Rusia dan harus berusaha keras untuk menemukan sumber daya baru.
Uni Eropa berusaha untuk membawa lebih banyak produksi mendekat ke Eropa setelah guncangan rantai pasokan yang menghancurkan selama pandemi virus korona.
Baca juga : Saingi Tiongkok, Uni Eropa Sepakati Dagang dengan Kenya
Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa, akan mempresentasikan strategi keamanan ekonomi. Upaya ini menjadi sebuah langkah tepat dari cita-cita pasar bebas Uni Eropa yang mengkhawatirkan adanya dorongan lebih proteksionis.
Sebelumnya, beberapa negara anggota UE khawatir tentang permusuhan terhadap Tiongkok dan memulai perang dagang. Sebagian lainnya berpendapat saat ini waktunya untuk bertindak melindungi keamanan ekonomi blok tersebut. "Jika kita tidak menilai risiko dari perspektif Eropa maka garis pemisahnya akan ditarik di Beijing atau di Washington," kata wakil presiden komisi Margrethe Vestager bulan lalu.
Baca juga : Menko Perekonomian Tuding Negara Eropa Hambat Ekspor Indonesia
Komisi UE telah mengumumkan rencana mendorong Eropa menghasilkan lebih banyak teknologi bersih, termasuk bahan baku penting yang dibutuhkan untuk memproduksi beraneka produk listrik.
Kepala komisi Ursula von der Leyen yang pertama kali menguraikan sebuah pendekatan kepada Tiongkok. Dia menggambarkan pada bulan Januari sebagai upaya mengurangi risiko dan bukannya memutuskan hubungan karena blok tersebut masih perlu bekerja dan berdagang dengan Beijing.
Komisi ini sekarang sedang mempertimbangkan ide von der Leyen untuk sebuah instrumen yang ditargetkan dapat membatasi pendanaan luar negeri oleh perusahaan-perusahaan Eropa.
Uni Eropa khawatir bahwa informasi tentang teknologi sensitif dapat berakhir di tangan Tiongkok dan kemungkinan risiko terhadap keamanan nasional dapat ditimbulkan oleh skenario semacam itu.
Seorang diplomat Uni Eropa mengatakan bahwa UE perlu mempersenjatai kembali ekonomi blok ini dan mengakui bahwa betapa besar ketergantungan ekonomi mereka pada Tiongkok
"Kita harus berhenti bersikap naif dan melindungi diri kita sendiri, kita harus mengubah lapangan permainan," kata diplomat tersebut.
Namun, ada juga seruan untuk berhati-hati dalam menghadapi risiko-risiko tersebut.
BusinessEurope, kelompok lobi bisnis utama Uni Eropa, mendesak blok tersebut untuk secara hati-hati mempertimbangkan kepentingan dan daya saing Eropa sebelum memperkenalkan pembatasan tambahan pada ekspor barang dan teknologi, serta aliran investasi.
"Uni Eropa perlu mencapai keseimbangan yang tepat antara melindungi kepentingan keamanannya dan mempertahankan lingkungan yang kondusif untuk perdagangan dan investasi,” pungkasnya. (AFP/Z-4)
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved