Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertahanan Ukraina telah memperingatkan Rusia berencana untuk mensimulasikan kecelakaan besar di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, yang berada di bawah kendali pasukan Rusia. Mereka berupaya menggagalkan serangan balasan yang diperkirakan akan dilakukan oleh Ukraina untuk merebut kembali wilayahnya tersebut.
Pembangkit listrik Zaporizhzhia, yang terletak di wilayah Ukraina selatan yang diduduki Rusia, adalah pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa dan daerah tersebut telah berulang kali dihantam penembakan dan kedua belah pihak saling menyalahkan satu sama lain atas serangan berbahaya tersebut.
Menjelang serangan balasan yang diperkirakan akan dilakukan oleh Ukraina, kekhawatiran telah meningkat bahwa bencana nuklir dapat terjadi di tengah meningkatnya aktivitas militer di sekitar Zaporizhzhia.
Baca juga: Rusia Pindahkan Kapal Selam Nuklir Baru ke Pasifik
"Rusia sedang mempersiapkan provokasi besar-besaran dan meniru kecelakaan di pembangkit nuklir Zaporizhzhia dalam beberapa jam ke depan," kata direktorat intelijen kementerian pertahanan Ukraina.
"Mereka berencana untuk menyerang wilayah ZNPP (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia). Setelah itu, mereka akan mengumumkan kebocoran zat radioaktif," sebut direktorat intelijen dalam sebuah pernyataan dan kemudian di saluran media sosial.
Baca juga: AS Desak Rusia Rilis Data Hulu Ledak Nuklir
Laporan mengenai bocornya bahan radioaktif dari PLTN tersebut akan menyebabkan insiden global dan memaksa dilakukannya investigasi oleh pihak berwenang internasional, di mana semua permusuhan akan dihentikan.
"Rusia kemudian akan menggunakan jeda dalam pertempuran itu untuk mengumpulkan kembali pasukannya dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghentikan serangan balasan Ukraina, kata badan intelijen tersebut.
(Aljazeera/Z-9)
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
PERLOMBAAN nuklir baru dimulai. Kini AS harus bersiap menghadapi dua pesaing sekaligus di saat kehilangan keunggulan industri dan ekonominya.
Di Xinjiang barat jauh, citra satelit dan analisis ahli menunjukkan bahwa Tiongkok dengan cepat memperluas lokasi uji coba nuklir bersejarah.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik, di tengah meningkatnya serangan udara di Ukraina.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan siap mendukung kesepakatan Donald Trump dan Kim Jong Un terkait pembekuan produksi senjata nuklir Korea Utara.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Selain murah dan efisien, nuklir juga dinilai mampu memperkuat ketahanan energi di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan keterbatasan sumber daya fosil.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan telah bertemu dengan pihak dari Kanada dan Rusia membahas pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia.
Kehadiran lembaga ini ditujukan untuk mendukung percepatan transisi energi bersih dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Tanah Air.
Setelah lebih dari satu dekade sejak bencana nuklir Fukushima Daiichi, Jepang kembali mengandalkan tenaga nuklir untuk memenuhi target emisi dan memperkuat ketahanan energinya.
MAGNET banyak digunakan dalam berbagai produk teknologi. Salah satunya yang paling populer dalam teknologi kedokteran, seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Kementerian ESDM, menyebut butuh waktu yang panjang untuk merealisasikan penyediaan listrik yang berasal dari tenaga nuklir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved