Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Inggris menuai kecaman setelah menangkap para anggota terkemuka kelompok anti-monarki Republic saat mereka bersiap untuk melakukan protes di sepanjang rute prosesi penobatan Raja Charles III pada hari Sabtu.
"Petugas dari Kepolisian Metropolitan London menahan enam organisator dari kelompok penekan dan menyita ratusan plakat mereka, kata Republic," hanya beberapa jam sebelum penobatan Charles.
Kepala eksekutif Republic Graham Smith termasuk di antara mereka yang ditahan di dekat Trafalgar Square sebelum kelompok tersebut sempat melambaikan papan bertuliskan "Bukan raja saya".
Baca juga: Potret Keluarga Pewaris Takhta Kerajaan Inggris
"Mereka tidak mau memberi tahu kami mengapa mereka menangkap kami atau di mana mereka ditahan," kata seorang aktivis Republik kepada AFP di alun-alun.
The Met menulis di Twitter bahwa empat orang ditahan karena dicurigai melakukan konspirasi untuk menyebabkan gangguan publik.
Baca juga: Penampilan Unik dan Heboh Warga Inggris saat Tonton Penobatan Raja Charles III
"Kami menyita alat pengunci," tambahnya, dia mengacu pada alat yang baru saja dilarang yang digunakan oleh para demonstran untuk mengikatkan diri mereka satu sama lain, sebuah benda atau tanah.
Namun penahanan tersebut segera memicu kritik dari Human Rights Watch, yang menyebut penangkapan tersebut sangat mengkhawatirkan.
"Ini adalah sesuatu yang Anda harapkan terjadi di Moskow, bukan di London," kata Direktur organisasi hak asasi manusia itu di Inggris, Yasmine Ahmed, dalam sebuah pernyataan.
"Protes damai memungkinkan individu untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang berkuasa - sesuatu yang tampaknya semakin dihindari oleh pemerintah Inggris,” lanjutnya.
Penangkapan ini terjadi hanya beberapa hari setelah kepolisian Inggris secara kontroversial diberikan kewenangan anti-protes baru oleh pemerintah menyusul beberapa tahun demonstrasi yang mengganggu oleh para aktivis lingkungan.
Aturan ini memperluas pelanggaran terkait protes hingga mencakup penguncian dan membawa perangkat penguncian, memperluas wewenang polisi untuk menghentikan dan menggeledah, serta memungkinkan adanya perintah pengadilan baru untuk mencegah orang menghadiri demonstrasi. (AFP/fer/Z-7)
Penampilan Perry rupanya juga sangat disenangi Putri Charlotte, yang terlihat ikut menyanyikan lagu-lagu yang dibawakannya.
Ed Sheeran mengaku tidak diundang untuk konser Penobatan Raja Charles III.
Memeriahkan penobatan Raja Charles III, sebuah konser bertabur bintang diselenggarakan di Istana Windsor yang dapat disaksikan masyarakat.
Banyak fakta menarik dari penobatan Raja Charles III. Simak 10 fakta menarik dari peristiwa itu.
Untuk kali pertama, perwakilan Amerika Serikat hadir dipenobatan Inggris. Kali ini Ibu Negara Jill Biden mewakili Amerika Serikat.
Meski sama-sama memiliki pasangan raja dan ratu, gelar yang diberikan untuk Ratu Camila dan Pangeran Philip berbeda. Ini alasannya.
Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, diduga meminta bantuan finansial kepada Epstein setelah sang miliarder divonis atas kasus pelecehan seksual pada 2008.
Sebuah rangkaian surel dari tahun 2010 menunjukkan Pangeran Andrew secara aktif mengundang Jeffrey Epstein, terpidana kasus pelecehan seksual anak, untuk berkunjung ke Istana Buckingham.
ANGGOTA keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor dilaporkan meninggalkan kediamannya di Kastil Windsor setelah dikaitkan dengan kasus Jeffrey Epstein.
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
Raja Charles III menyampaikan pesan Natal yang menyentuh dari Westminster Abbey. Ia menekankan semangat gotong royong, "digital detox," dan pentingnya kerukunan antarumat beragama.
Pangeran William mengajak putranya, Pangeran George, menjadi relawan di penampungan tunawisma. Kunjungan ini mengulang memori saat William diajak mendiang Putri Diana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved