Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyerukan reformasi kepolisian. Dia meminta penghentian teknik yang mematikan termasuk chokehold atau mencekik dengan lengan dalam penangkapan.
Komentar itu ia sampaikan dalam sebuah acara sarapan bersama bertajuk Martin Luther King, Jr. Day oleh National Action Network di Washington DC.
Pernyataan itu menyusul penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) Reformasi Kepolisian yang oleh Partai Republik di Senat AS.
"Kita harus melatih ulang polisi. Mengapa polisi harus selalu melepaskan tembakan mematikan? Faktanya adalah, Anda tidak selalu harus menggunakan senjata," katanya dilansir dari New York Post, Selasa (17/1).
Biden menyatakan pihaknya telah mengeluarkan semacam Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) pada Mei 2022 tentang reformasi kepolisian. Itu mencakup banyak tindakan yang masuk dalam RUU tersebut.
Baca juga: Pentagon Hentikan Kewajiban Vaksinasi Covid-19 untuk Tentara AS
Tujuannya untuk menghindari perlakuan polisi seperti yang menewaskan George Floyd. Dia merupakan warga kulit hitam yang tewas di tangan polisi kulit putih Derek Chauvin pada 2020 dengan teknik chokehold.
"Saya melakukan satu-satunya hal yang dapat saya lakukan. Saya telah menandatangani perintah eksekutif (Peppu) bersejarah yang menyertakan elemen kunci dari RUU (yang dikenal sebagai George Floyd) di tingkat federal," katanya.
Perintah eksekutif tersebut salah satunya melarang penggunaan chokehold dan membatasi menggerebek rumah warga tanpa surat perintah. Sebelumnya pada 2020, Biden pernah menyampaikan pernyataan mengenai polisi.
Kala itu, ia mengatakan bahwa polisi harus dilatih untuk menembak individu yang mengancam di bagian kaki, bukan jantung.
Komentar itu memicu kecaman Biden terutama dari beberapa kelompok pendukung aparat penegak hukum.
"Komentar tidak bertanggung jawab seperti ini yang menyebabkan masalah yang sebenarnya tidak perlu ada," tulis pendiri organisasi advokasi polisi We Back Blue Melissa Robey.
Polisi AS dilaporkan telah membunuh 1.185 orang sepanjang 2022, menurut analisis data Mapping Police Violence. Kurang dari 10% dari total tersebut melibatkan individu yang tidak bersenjata. (New York Post/Cah/OL-09)
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
SEJUMLAH perusahaan besar AS, termasuk Meta Platforms, Broadcom, dan Qualcomm, menghadapi masalah baru saat mencoba memanfaatkan diskon pajak.
Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu dan tunjangan non-ASN Rp2 juta di era Prabowo. Cek detailnya.
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Di Washington DC, Presiden Prabowo tegaskan kepastian hukum dan tata kelola. Investor global apresiasi, minat investasi ke RI meningkat.
Presiden Prabowo Subianto pikat 12 raksasa investasi dunia di Washington D.C. Cek daftar bos BlackRock, KKR, hingga Warburg Pincus yang siap masuk ke Indonesia.
Presiden Prabowo bertemu pemilik Chelsea Todd Boehly di Washington DC. Hasilnya, Chelsea dan LA Lakers dijadwalkan akan menggelar pertandingan di Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan dalam misi International Stabilization Force (ISF).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved