Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Peretas mengakses jutaan catatan medis salah satu perusahaan asuransi kesehatan swasta terbesar di Australia, Medibank. Fakta tersebut mengungkap kelemahan keamanan siber Negeri Kanguru
"Investigasi kami sekarang telah menetapkan bahwa penjahat ini telah mengakses semua data pribadi pelanggan asuransi kesehatan swasta kami dan sejumlah besar data klaim kesehatan mereka," kata Kepala Eksekutif Medibank, David Koczkar.
Ia mengatakan informasi tentang 3,9 juta pemegang polis perusahaan dan sekitar 15% dari populasi Australia telah diretas. "Ini adalah kejahatan yang mengerikan. Ini adalah kejahatan yang dirancang untuk menyebabkan kerugian maksimal bagi anggota komunitas kita yang paling rentanrentan," tambahnya.
Kasus ini mendorong pengakuan pemerintah Australia bahwa pengamanan siber negara itu tidak memadai. Kejahatan ini terungkap pekan lalu, namun hingga kini belum diketahui berapa banyak orang yang terkena dampaknya.
Peretas mengancam akan membocorkan data, dimulai dengan seribu orang terkenal di Australia. Ancaman itu akan dibatalkan jika Medibank membayar uang tebusan. Medibank memperkirakan peretasan itu dapat merugikan perusahaan sebanyak AU$ 35 juta atau US$ 22 juta.
Peretasan sebelumnya terjadi pada perusahaan telekomunikasi Optus yang mengungkap informasi pribadi sekitar sembilan juta orang atau hampir sepertiga dari populasi penduduk Australia. Serangan terhadap Optus adalah salah satu pelanggaran data terbesar dalam sejarah Australia.
Tidak memadai
Jaksa Agung Australia, Mark Dreyfus menuduh perusahaan menimbun data sensitif pelanggan yang tidak mereka butuhkan. Perusahaan saat ini menghadapi denda kecil AU$ 2,2 juta karena gagal melindungi data pelanggan.
Dreyfus mengatakan denda ini akan dinaikkan hingga AU$50 juta. "Sayangnya, pelanggaran privasi yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir telah menunjukkan perlindungan yang ada tidak memadai. Tidak cukup hukuman untuk pelanggaran data besar untuk dilihat sebagai biaya melakukan bisnis."
Menteri Dalam Negeri Australia, Clare O'Neil mengatakan dampak dari peretasan Medibank berpotensi tidak dapat diperbaiki. "Salah satu alasan mengapa pemerintah sangat khawatir tentang ini adalah karena sifat datanya. Ketika menyangkut informasi kesehatan pribadi warga Australia, kerusakan di sini berpotensi tidak dapat diperbaiki," paparnya.
O'Neil menggambarkan peretasan sebagai tindakan 'anjing', ungkapan Australia yang ditujukan untuk sesuatu yang sangat memalukan atau tercela. (AFP/OL-12)
Sebanyak 67 duta bahasa Indonesia akan diterjunkan ke 53 institusi pendidikan, mencakup sekolah dan universitas di berbagai wilayah Australia.
Parlemen Australia meloloskan UU pengetatan senjata api dan program buyback nasional menyusul penembakan maut di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang.
Rentetan serangan hiu melanda pesisir New South Wales, Australia. Otoritas peringatkan warga menjauhi laut dan sungai akibat air keruh pasca-hujan lebat.
Tragis, seorang turis perempuan asal Kanada ditemukan tewas di Pulau K'gari, Australia. Jenazahnya ditemukan dikelilingi sekitar 10 dingo di tepi pantai.
Skandal sensor melanda Adelaide Festival setelah Dr. Randa Abdel-Fattah dilarang tampil. Sebanyak 180 penulis, termasuk Jacinda Ardern, mundur sebagai bentuk protes.
Negara bagian Victoria, Australia, tetapkan status darurat akibat kebakaran hutan hebat. Satu orang tewas dan ratusan rumah hancur saat api melahap lahan seluas dua kali London.
Operator seluler tidak hanya bertarung melawan ancaman siber konvensional, tetapi juga mulai menghadapi risiko operasional baru akibat adopsi teknologi mutakhir.
China Mobile International (CMI) Indonesia menyelenggarakan forum TechConnect+ 2025 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
Ancaman kejahatan digital di Indonesia diperkirakan akan meningkat signifikan sepanjang 2025. Keamanan siber nasional membutuhkan perhatian serius.
Kemitraan ini bertujuan menyediakan solusi keamanan siber yang menyeluruh, terukur, dan terjangkau bagi perusahaan menengah hingga besar.
Habibi memenangkan kompetisi World Invention Competition and Exhibition 2025 berkat inovasinya di bidang keamanan siber dan kriptografi kuantum
Cortex AgentiX menghadirkan revolusi otomasi keamanan siber untuk menghadapi ancaman dari penyerang dengan bantuan AI
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved